Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
DEMAK – Menyambut libur tahun baru 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak, Jawa Tengah, menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas di sepanjang Pantura Demak, terutama di Kecamatan Sayung, yang dikenal sebagai titik rawan banjir rob. Banjir rob yang terjadi akibat gelombang pasang air laut diprediksi dapat mengganggu arus lalu lintas pada sore hingga pagi hari. Kepala Urusan Pembinaan Operasi Lantas (KBO) Satlantas Polres Demak, Ipda Djoko Prayitno, menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang tiga skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan berdasarkan ketinggian air di Pantura Demak. “Jika ketinggian air hanya 5 cm, kami akan melakukan pemantauan arus lalu lintas. Namun, jika air mencapai 15 hingga 20 cm, kami akan memasuki zona kuning dan melakukan penarikan arus lalu lintas, terutama di titik kepadatan seperti jembatan Kali Babon,” ungkap Djoko, Rabu (1/1/2025) sore.
Lebih lanjut, pada kategori zona merah, jika banjir rob menyebabkan kemacetan parah hingga mencapai traffic light Genuksari, Kota Semarang, rekayasa lalu lintas akan dilakukan dengan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif. Djoko juga mengungkapkan, Polres Demak akan berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang untuk melaksanakan pengalihan tersebut. “Jika terjadi kemacetan parah hingga Genuksari, kami akan segera berkoordinasi dengan rekan-rekan di Semarang untuk mengalihkan kendaraan melalui jalur-jalur alternatif yang lebih aman,” tambahnya. Saat ini, kondisi arus lalu lintas di Pantura Demak tercatat lancar, namun Djoko mengimbau agar para pengguna jalan tetap tertib dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Walaupun arus lalu lintas masih lancar, kami tetap mengimbau kepada pengguna jalan untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan,” pungkasnya. Sebelumnya, Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengingatkan masyarakat yang hendak berlibur pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 agar selalu memperhatikan potensi banjir rob. Masyarakat disarankan untuk memantau informasi pasang surut air laut yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Pantura Sayung memang rawan banjir rob, jadi pastikan untuk mencari informasi dari BMKG mengenai pasang-surut air laut agar perjalanan dapat lebih aman,” jelas Bergas.
(christie)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL