BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Polri Hargai Keputusan Sukatani Tolak Jadi Duta Polisi, Soal Intimidasi Masih Dievaluasi

- Senin, 03 Maret 2025 12:53 WIB
Polri Hargai Keputusan Sukatani Tolak Jadi Duta Polisi, Soal Intimidasi Masih Dievaluasi
Ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Polri memberikan tanggapan terkait penolakan grup musik Sukatani untuk menjadi duta polisi, yang disampaikan lewat unggahan di Instagram pada Sabtu (1/3/2025).

Sukatani mengaku mengalami intimidasi dari pihak kepolisian sejak Juli 2024, setelah menerima tawaran tersebut.

Tawaran menjadi duta polisi diberikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai buntut dari polemik yang muncul terkait klarifikasi lagu "Bayar Bayar Bayar" yang sempat menjadi kontroversi.

Namun, Sukatani menolak tawaran itu dan memilih untuk mengungkapkan pengalamannya terkait intimidasi yang mereka alami.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri menghargai keputusan Sukatani tersebut. Menurutnya, Kapolri sudah memberikan apresiasi atas masukan dan kritik yang disampaikan oleh Sukatani melalui seni.

"Bapak Kapolri sudah memberikan apresiasi atas masukan kritik melalui seni.

Kemudian juga Bapak Kapolri mengapresiasi sebagai duta Polri, namun kembali lagi, apa yang sudah disampaikan tadi, pertanyaan teman-teman media adalah hak untuk berekspresi dan kita hargai," kata Trunoyudo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (3/3).

Meski begitu, Trunoyudo memastikan bahwa Polri akan tetap fokus pada pembenahan di berbagai aspek, terutama dalam pelayanan dan penegakan hukum.

"Namun demikian, Polri akan tetap konsentrasi untuk melakukan pembenahan-pembenahan apabila didapati dalam segala aspek," jelasnya.

Mengenai tuduhan intimidasi yang disampaikan oleh Sukatani, Polri belum memberikan tanggapan spesifik. Trunoyudo hanya menyatakan bahwa kritik dan masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

"Namun terhadap kritikan, masukan tentu kita akan melakukan langkah-langkah perbaikan pembenahan," tegasnya.

(kp/n14)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru