Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
Beijing, China – China menggelar latihan perang skala besar di sekitar Taiwan pada Selasa (2/4/2025). Dalam keterangan resmi, pihak China menyatakan bahwa latihan ini bertujuan untuk menguji kemampuan serangan presisi dan memblokade Taiwan.
Tindakan ini memicu reaksi keras dari Taiwan yang menuding China sebagai pihak yang memicu ketegangan global.
Taiwan segera mengerahkan kapal perang dan pesawat tempur untuk merespons latihan militer China, sebagai bentuk protes atas peningkatan ketegangan yang terjadi.
Menurut laporan AFP, latihan ini juga mencuat setelah pernyataan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth yang menyebut China sebagai negara agresif dalam konflik Taiwan.
Menurut Kementerian Pertahanan Taiwan, dalam latihan perang tersebut, China mengerahkan 21 kapal perang, 71 pesawat tempur, dan empat kapal penjaga pantai.
Walaupun hingga saat ini belum ada laporan tembakan yang dilepaskan, pihak Taiwan menegaskan bahwa latihan ini merupakan pengerahan kapal perang terbesar China sejak Mei 2024.
Pemerintah China sendiri menganggap latihan ini sebagai tindakan pencegahan terhadap upaya separatisme yang dilakukan Taiwan.
Juru bicara Komando Teater Timur militer China, Kolonel Senior Shi Yi, mengatakan bahwa latihan tersebut mencakup patroli kesiapan tempur laut-udara, perebutan keunggulan, penyerangan terhadap target maritim dan darat, serta blokade terhadap jalur laut penting.
"Latihan ini adalah peringatan keras dan tindakan pencegahan terhadap separatisme Taiwan," ujar Kolonel Shi Yi, seperti yang dilansir oleh AFP.
Tensi Meningkat Sejak Pelantikan Presiden Taiwan
Ketegangan antara kedua negara semakin meningkat setelah pelantikan Presiden Taiwan William Lai pada Mei 2024. China menyebut Lai sebagai sosok separatis, yang memperburuk hubungan antara kedua negara.
Sejak saat itu, ketegangan diplomatik dan militer antara Beijing dan Taipei semakin memburuk.
Konflik Sejarah China-Taiwan
Konflik antara China dan Taiwan bermula pada tahun 1949, ketika pasukan nasionalis Kuomintang yang dipimpin oleh Chiang Kai-shek kalah dalam perang saudara melawan pasukan komunis Mao Zedong.
Setelah itu, Chiang melarikan diri ke Taiwan dan mendeklarasikan Taiwan sebagai negara berdaulat.
Namun, China terus menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengakui status kemerdekaan pulau tersebut.
Hingga kini, hanya 11 negara dan Vatikan yang masih mengakui kedaulatan Taiwan, meskipun pemerintah Taiwan tetap mempertahankan klaim sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
(kp/n14)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK