Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA – Ketegangan antara Iran dan Israel memasuki babak baru. Di tengah serangan udara besar-besaran Israel ke sejumlah titik strategis Iran, Reza Pahlavi—Putra Mahkota Iran sekaligus putra mendiang Shah Mohammad Reza Pahlavi—menyerukan pembelotan dari pemerintahan Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam pernyataan resminya yang dirilis Jumat (13/6/2025), Reza menyalahkan pemimpin tertinggi Iran atas situasi kacau yang dihadapi negara tersebut saat ini.
"Iran bisa runtuh. Seperti yang telah saya katakan kepada rakyat saya, Iran adalah milik Anda dan milik Anda untuk direbut kembali. Saya bersama Anda. Tetaplah kuat dan kita akan menang," ujar Reza Pahlavi.
Reza juga secara terbuka mengimbau kepada aparat militer, polisi, dan pasukan keamanan Iran untuk memisahkan diri dari rezim Khamenei.
"Saya telah menyampaikan kepada militer, polisi, dan pasukan keamanan, pisahkan diri dari rezim. Hormati sumpah setiap prajurit yang terhormat. Bergabunglah dengan rakyat," katanya, dikutip dari AFP, Sabtu (14/6/2025).
Selain seruan domestik, Reza Pahlavi juga mengarahkan pesannya kepada masyarakat internasional. Ia meminta negara-negara dunia untuk menghentikan dukungan terhadap rezim Iran saat ini.
"Kepada masyarakat internasional, jangan lagi berikan tali penyelamat kepada rezim yang sekarat ini," tegasnya.
Reza telah lama hidup di pengasingan di Amerika Serikat sejak kejatuhan monarki Iran pada 1979. Meski berasal dari dinasti kekaisaran, ia menyatakan tidak berniat mengembalikan sistem kerajaan, melainkan mendorong demokrasi sekuler bagi masa depan Iran.
Di masa lalu, Iran di bawah Shah Mohammad Reza Pahlavi menjalin hubungan erat dengan Israel. Kini, Reza Pahlavi dikenal sebagai tokoh diaspora yang juga memiliki kedekatan dengan Tel Aviv. Ia bahkan melakukan kunjungan ke Israel pada 2023, yang menandai dukungannya terhadap negara itu di tengah konflik regional.
Komunitas Iran pro-monarki yang tersebar di luar negeri pun kerap menunjukkan simpati kepada Israel, termasuk dalam aksi-aksi setelah tragedi serangan Hamas 7 Oktober 2023.
Konflik terbaru ini pecah usai Israel melancarkan serangan udara terhadap lebih dari 100 target militer dan strategis Iran. Sejumlah tokoh senior Iran, termasuk Komandan Kedirgantaraan Amirali Hajizadeh, dilaporkan tewas. Pemerintah Iran menganggap aksi tersebut sebagai "deklarasi perang", meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas.*
(km/j006)
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN