BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Fattah-1 ke Israel, Disebut 'Awal dari Akhir' Sistem Pertahanan Tel Aviv

Adelia Syafitri - Rabu, 18 Juni 2025 08:41 WIB
Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Fattah-1 ke Israel, Disebut 'Awal dari Akhir' Sistem Pertahanan Tel Aviv
Penampakan rudal hipersonik Fattah-1 milik Iran. (foto: ig @mh.palestine)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEHERAN – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi peluncuran rudal hipersonik Fattah-1 ke wilayah Israel.

Peluncuran ini disebut sebagai yang pertama kalinya dilakukan Iran dalam konflik militer aktif saat ini.

Mengutip laporan BBC, Rabu (18/6/2025), rudal tersebut ditembakkan ke arah Tel Aviv pada malam hari waktu setempat.

Baca Juga:

Serangan ini menandai eskalasi baru dalam konflik antara kedua negara, yang telah memanas sejak tahun lalu.

Rudal Fattah-1, yang pertama kali diperkenalkan pada 2023, dirancang dan diproduksi secara lokal oleh Iran.

Baca Juga:

Rudal ini memiliki kecepatan hingga 15 kali kecepatan suara, serta diklaim mampu menghindari dan menembus sistem pertahanan udara canggih milik musuh.

Peluncuran Fattah-1 bukan hanya simbol kekuatan militer, tetapi juga sarat pesan politik.

Saat peluncuran resmi rudal tersebut di Teheran, IRGC memasang spanduk besar bertuliskan dalam bahasa Ibrani, yaitu "400 detik menuju Tel Aviv", menyiratkan ancaman langsung terhadap jantung Israel.

Saluran berita pemerintah Iran, Press TV, menyebut peluncuran rudal hipersonik ini sebagai "awal dari akhir" sistem pertahanan rudal Israel yang selama ini dianggap tangguh.

"Pengerahan rudal Fattah generasi pertama menandai titik balik dalam konflik ini dan menjadi awal dari akhir sistem pertahanan rudal 'mitos' Israel," tulis Press TV dalam laporannya.

Meskipun Iran sudah pernah menggunakan rudal Fattah dalam serangan besar pada 1 Oktober 2024, ini adalah kali pertama rudal tersebut digunakan dalam situasi perang terbuka yang berlangsung saat ini.

Laporan CNN menyebut rudal Fattah sebagai rudal hipersonik pertama buatan Iran.

Teknologi hipersonik memungkinkan rudal melaju sangat cepat dan bermanuver untuk menghindari intersepsi dari sistem pertahanan udara lawan, termasuk sistem Iron Dome milik Israel.

Peluncuran rudal ini mempertegas posisi Iran dalam mendukung perjuangan Palestina dan menandai babak baru dalam konflik militer dengan Israel.

Sementara itu, pihak Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dampak dari serangan tersebut.

Para analis memperkirakan, penggunaan rudal hipersonik ini bisa memicu respons militer besar dari Israel atau sekutunya, dan meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas.*

(d/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Netanyahu Siap Kuasai Gaza City, Kabinet Israel Akan Ambil Keputusan Final Minggu Ini
Presiden Iran Dilaporkan Terluka dalam Serangan Israel ke Fasilitas Rahasia Teheran
Presiden Brasil di KTT BRICS: Akhiri Pendudukan Israel, Dirikan Negara Palestina Berdaulat
IHSG Naik 1,7% ke 6.903, Ini Saham Top Gainers & Losers Hari Ini
Rupiah Melemah ke Rp16.492, Dolar AS Menguat Imbas Eskalasi Perang Timur Tengah dan Keterlibatan AS
Korea Utara Kutuk Serangan AS ke Iran, Sebut Langgar Kedaulatan dan Piagam PBB
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru