Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Kasus yang menjerat Yoon bermula dari penerbitan dekrit darurat militer pada 3 Desember 2024, yang sempat mengerahkan militer bersenjata ke jalan-jalan Seoul.
Meskipun hanya berlangsung beberapa jam sebelum dibatalkan oleh parlemen, tindakan tersebut dianggap sebagai upaya inkonstitusional.
Yoon berdalih bahwa langkah tersebut merupakan upaya terakhir dalam menghadapi tekanan politik dari Partai Demokrat, yang kala itu merupakan oposisi, yang disebutnya telah menggagalkan agenda pemerintah, memakzulkan pejabat, dan menghambat alokasi anggaran.
Kini, nasib politik Yoon berada di ujung tanduk, dengan publik dan lembaga hukum mengawasi ketat jalannya proses penyelidikan dan pengadilan.*
(lp/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.