BREAKING NEWS
Rabu, 29 April 2026

Israel Berencana Merebut Gaza, Ribuan Orang Demo di Tel Aviv: ‘Hentikan Perang!’

- Minggu, 10 Agustus 2025 16:03 WIB
Israel Berencana Merebut Gaza, Ribuan Orang Demo di Tel Aviv: ‘Hentikan Perang!’
Ribuan demonstran memprotes rencana pemerintah Israel yang akan memperluas operasi militer di Gaza dan merebut Kota Gaza, di Tel Aviv, Israel, Sabtu (9/8/2025). (Foto: Amir Cohen/REUTERS)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEL AVIV – Ribuan demonstran turun ke jalan di Tel Aviv pada Sabtu (9/8/2025), memprotes rencana pemerintah Israel yang akan memperluas operasi militer di Gaza dan merebut Kota Gaza.

Aksi ini digelar sebagai respons terhadap eskalasi konflik yang semakin intens, setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan niat untuk mengambil alih wilayah tersebut.

Para demonstran membawa spanduk besar bertuliskan pesan damai dan foto-foto sandera yang masih ditahan di wilayah Palestina.

Mereka menuntut pemerintah Israel untuk segera membebaskan para sandera yang diculik dalam serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Salah satu peserta aksi, Shahar Mor Zahiro, yang merupakan kerabat dari seorang sandera yang terbunuh, menegaskan, "Kami akan mengejar Anda di alun-alun kota, dalam kampanye pemilu, dan di setiap waktu dan tempat," serunya kepada Perdana Menteri Netanyahu.

Selain menuntut pembebasan sandera, para demonstran juga menyerukan penghentian perang yang telah berlangsung lama ini.

Demonstrasi ini berlangsung dengan damai, meskipun tensi politik di dalam negeri Israel terus meningkat.

Salah seorang pengunjuk rasa, Leora Cohen, menyatakan, "Kami tidak ingin melihat lebih banyak korban. Kami menginginkan perdamaian dan keselamatan bagi semua orang, baik di Gaza maupun di Israel."

Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengungkapkan rencananya untuk melancarkan operasi militer besar-besaran guna merebut Kota Gaza.

Netanyahu menegaskan, "Kami tidak ingin mempertahankannya. Kami ingin memiliki perimeter keamanan. Kami tidak ingin memerintahnya. Kami tidak ingin berada di sana sebagai badan pemerintahan," ujarnya dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (8/8).

Namun, meskipun menuai kritik dari sejumlah kalangan, termasuk beberapa pejabat militer Israel, Netanyahu tetap pada pendiriannya dan mendesak operasi tersebut sebagai langkah untuk memastikan keamanan jangka panjang.

Di sisi lain, Hamas, yang kini memerintah Gaza, menanggapi keras rencana Netanyahu.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru