Prabowo Beri Ultimatum Keras: Pejabat Tak Patriotik Silakan Mundur dari Jabatan!
CILACAP Presiden Prabowo Subianto melontarkan ultimatum keras kepada para pejabat maupun kalangan intelektual yang dinilai tidak memilik
NASIONAL
TEL AVIV – Ribuan demonstran turun ke jalan di Tel Aviv pada Sabtu (9/8/2025), memprotes rencana pemerintah Israel yang akan memperluas operasi militer di Gaza dan merebut Kota Gaza.
Aksi ini digelar sebagai respons terhadap eskalasi konflik yang semakin intens, setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan niat untuk mengambil alih wilayah tersebut.
Para demonstran membawa spanduk besar bertuliskan pesan damai dan foto-foto sandera yang masih ditahan di wilayah Palestina.
Mereka menuntut pemerintah Israel untuk segera membebaskan para sandera yang diculik dalam serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Salah satu peserta aksi, Shahar Mor Zahiro, yang merupakan kerabat dari seorang sandera yang terbunuh, menegaskan, "Kami akan mengejar Anda di alun-alun kota, dalam kampanye pemilu, dan di setiap waktu dan tempat," serunya kepada Perdana Menteri Netanyahu.
Selain menuntut pembebasan sandera, para demonstran juga menyerukan penghentian perang yang telah berlangsung lama ini.
Demonstrasi ini berlangsung dengan damai, meskipun tensi politik di dalam negeri Israel terus meningkat.
Salah seorang pengunjuk rasa, Leora Cohen, menyatakan, "Kami tidak ingin melihat lebih banyak korban. Kami menginginkan perdamaian dan keselamatan bagi semua orang, baik di Gaza maupun di Israel."
Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengungkapkan rencananya untuk melancarkan operasi militer besar-besaran guna merebut Kota Gaza.
Netanyahu menegaskan, "Kami tidak ingin mempertahankannya. Kami ingin memiliki perimeter keamanan. Kami tidak ingin memerintahnya. Kami tidak ingin berada di sana sebagai badan pemerintahan," ujarnya dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (8/8).
Namun, meskipun menuai kritik dari sejumlah kalangan, termasuk beberapa pejabat militer Israel, Netanyahu tetap pada pendiriannya dan mendesak operasi tersebut sebagai langkah untuk memastikan keamanan jangka panjang.
Di sisi lain, Hamas, yang kini memerintah Gaza, menanggapi keras rencana Netanyahu.
CILACAP Presiden Prabowo Subianto melontarkan ultimatum keras kepada para pejabat maupun kalangan intelektual yang dinilai tidak memilik
NASIONAL
JAKARTA Bareskrim Polri menetapkan eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, bersama empat orang lainnya sebagai tersangka dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pendekatan Pemerintah Kota Medan dalam peringatan Hari Buruh Internasion
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah turun langsung memimpin pemusnahan ladang ganja hasil temuan Direktorat Reserse Na
HUKUM DAN KRIMINAL
PANGKALPINANG Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan keterbukaan informasi publik di d
PEMERINTAHAN
MEDAN Warga Kelurahan Titi Kuning, khususnya yang kerap melintas di Jalan Speksi Kanal, Kecamatan Medan Johor, kini dapat bernapas lega.
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan sejumlah proyek strategis nasional yang tengah dan akan dibangun di Kota Medan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 29 huruf i dan huruf j UndangUndang Nomor 19
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap UndangUndang Administrasi Pemerintahan dengan mene
HUKUM DAN KRIMINAL
CILACAP Presiden RI Prabowo Subianto mendorong penguatan pembelajaran bahasa asing bagi pelajar Indonesia sejak jenjang sekolah dasar. B
PENDIDIKAN