BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Presiden Prabowo Bertolak ke Qatar, Tunjukkan Dukungan Langsung Pasca-Serangan Israel ke Doha

BITVonline.com - Jumat, 12 September 2025 18:17 WIB
Presiden Prabowo Bertolak ke Qatar, Tunjukkan Dukungan Langsung Pasca-Serangan Israel ke Doha
Foto: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berbincang langsung dengan Emir Qatar, Yang Mulia Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, melalui sambungan telepon (Dok. BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

QATAR - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak ke Doha, Qatar, Jumat (12/9/2025), untuk melakukan pertemuan langsung dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan Indonesia terhadap Qatar pasca serangan militer Israel ke ibu kota negara tersebut pada Selasa lalu.

Kabar keberangkatan Presiden Prabowo dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

"Iya betul, hari ini Presiden Prabowo terbang ke Doha (Qatar) untuk bertemu langsung dengan Emir Qatar, sore waktu setempat," ujar Teddy kepada wartawan.

Teddy menjelaskan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sheikh Tamim akan difokuskan pada isu serangan militer Israel yang menargetkan Doha. Kunjungan ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga hubungan diplomatik yang kuat serta mempertegas posisi Indonesia dalam menentang segala bentuk kekerasan yang melanggar kedaulatan negara.

"Presiden memutuskan untuk segera datang ke Qatar pasca-serangan Israel ke Doha. Ini adalah bentuk solidaritas dan dukungan Indonesia secara langsung terhadap Pemerintah & rakyat Qatar," tegas Teddy.

Israel Bombardir Doha: Klaim Targetkan Petinggi Hamas

Sebelumnya, militer Israel melancarkan serangan udara ke kota Doha, dengan alasan menargetkan para pemimpin senior Hamas yang disebut-sebut bermarkas di kota tersebut.

"IDF (militer Israel) dan ISA (badan keamanan) melakukan serangan tepat sasaran yang menargetkan para pemimpin senior organisasi teroris Hamas," demikian pernyataan militer Israel dikutip dari AFP, Selasa (9/9/2025).

Serangan ini mendapat kecaman internasional karena dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara Qatar. Belum ada konfirmasi jumlah korban sipil, namun laporan awal menyebutkan kerusakan terjadi di beberapa titik pusat kota Doha.

Indonesia Tegas Dukung Kedaulatan dan Perdamaian

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru