BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Tensi Mulai Mereda, Presiden Interim Venezuela Undang AS untuk Kerja Sama, Apa yang Diinginkan?

Adam - Senin, 05 Januari 2026 09:53 WIB
Tensi Mulai Mereda, Presiden Interim Venezuela Undang AS untuk Kerja Sama, Apa yang Diinginkan?
Presiden Interim Venezuela, Delcy Rodriguez. (Foto: Dok. infonasional)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Interim Venezuela, Delcy Rodriguez, mengungkapkan harapannya untuk memperbaiki hubungan antara negaranya dan Amerika Serikat (AS).

Ia menyerukan hubungan yang lebih seimbang dan saling menghormati antara kedua negara.

Rodriguez, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden di pemerintahan Nicolas Maduro, menyampaikan ajakan kepada AS untuk bekerja sama dalam berbagai agenda yang bertujuan untuk mencapai pembangunan bersama.

Baca Juga:

"Kami ingin bergerak menuju hubungan yang seimbang dan saling menghormati antara AS dan Venezuela," ujar Rodriguez dalam wawancaranya, Senin (5/1/2026).

Pernyataan ini muncul setelah peningkatan ketegangan yang terjadi selama beberapa bulan terakhir, yang mencapai puncaknya pada serangan besar-besaran AS terhadap sejumlah titik di Venezuela pada awal Januari 2026.

Selain itu, penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan AS juga semakin memanasnya situasi internasional.

Sebagai informasi, pada Sabtu (3/1), pasukan militer AS menangkap Maduro, yang dianggap oleh Washington sebagai pemimpin tidak sah.

Maduro dan istrinya, Cilia Flores, kemudian dibawa ke AS untuk diproses lebih lanjut.

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya AS untuk menggulingkan pemerintahan Maduro, yang dituduh mendukung kartel narkoba dan terlibat dalam penyelundupan narkoba ilegal.

Presiden AS sebelumnya, Donald Trump, juga menekan Maduro untuk menyerahkan kekuasaan dengan menuduhnya bertanggung jawab atas kematian ribuan warga AS yang terkait dengan penggunaan narkoba ilegal.

Sejak September 2025, pasukan AS telah meluncurkan lebih dari 30 serangan terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkoba dari Venezuela.

Beberapa pihak internasional, termasuk Rusia dan China, mengkritik keras langkah AS yang dianggap melanggar hukum internasional.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Warga Medan Terabaikan: 56 Tahun Tidak Menerima Bantuan, Masyarakat Soroti Pendataan Sosial
Hadiri Pelantikan Akbar IPMBB, Bupati Baharuddin Tegaskan Peran Strategis Pemuda Batu Bara u200b
Bupati Batu Bara Hadiri Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara
Sinergi Pemerintah dan Media, Gubernur Koster Perkenalkan Haluan Bali 100 Tahun
Sekda Aceh M. Nasir Pantau Langsung Aksi Gotong Royong ASN untuk Pemulihan Pendidikan
Kasus Kayu Gelondongan dan Lahan Adat, PT Agincourt Resources Hadapi Tuntutan Hukum di Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru