BREAKING NEWS
Kamis, 26 Februari 2026

Iran Tegaskan Siap Balas Serangan AS dan Israel, Meski Tidak Ingin Perang

Adam - Jumat, 09 Januari 2026 11:32 WIB
Iran Tegaskan Siap Balas Serangan AS dan Israel, Meski Tidak Ingin Perang
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. (Foto: Dok. NBC News)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEIRUT – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan negaranya tidak menginginkan perang dengan Amerika Serikat maupun Israel, tetapi siap melakukan balasan jika diserang.

Pernyataan itu disampaikan Araghchi dalam kunjungan kenegaraan selama dua hari di Lebanon, Jumat (9/1/2026).

"Kami tidak ingin perang, tetapi kami siap untuk itu," kata Araghchi, dikutip Associated Press.

Baca Juga:

Ia menambahkan bahwa setiap serangan lanjutan oleh Washington atau Tel Aviv akan menghadapi kegagalan yang sama seperti serangan sebelumnya pada Juni tahun lalu.

Saat itu, Israel menargetkan pejabat militer senior dan ilmuwan nuklir Iran, sementara AS menyerang beberapa fasilitas pengayaan nuklir Teheran.

Meski demikian, Araghchi menegaskan Iran tetap terbuka untuk negosiasi terkait program nuklir, asalkan dilakukan dengan rasa saling menghormati, bukan paksaan dari pihak lain.

"Negosiasi harus berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan bersama. Hasil negosiasi yang konstruktif baru akan membuahkan solusi," ujarnya.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan berkelanjutan antara Teheran dan Washington.

Presiden AS Donald Trump kembali memberlakukan kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran sejak Februari 2025, termasuk serangan terhadap fasilitas nuklir negara itu, sebagai upaya menghentikan pengembangan senjata nuklir.

Iran sendiri telah meningkatkan tingkat pengayaan uranium hingga 60 persen setelah AS menarik diri secara sepihak dari kesepakatan nuklir 2015.

Meski demikian, Teheran menegaskan program nuklirnya bersifat damai, meski badan pengawas PBB dan Barat mencurigai adanya potensi pengembangan senjata nuklir pada masa lalu.

Dengan situasi ini, Araghchi menyatakan Iran tetap mengutamakan diplomasi, namun menekankan bahwa segala bentuk agresi akan mendapatkan respons tegas.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
INALUM Menapaki Usia Emas 50 Tahun, Meneguhkan Eksistensi di Industri Aluminium Nasional
Cuaca Ekstrem Menghambat Distribusi LPG ke Sabang, Ribuan Warga Terimbas
Sekolah Online Kembali Jadi Pertanyaan Publik, Ini Kata Kemenkes soal ‘Super Flu’
Penyitaan dan Pengembalian Dana, Kejati Sumsel Pulihkan Rp616,5 Miliar Keuangan Negara
Bukan Operasi Penangkapan Biasa: Strategi Perang AS Berbasis Pusat Gravitasi
Pelestarian Budaya Bali, Babinsa Desa Belumbang Hadiri dan Amankan Prosesi Ngaben
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru