BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Menlu Jelaskan Alasan Presiden Prabowo Bawa Indonesia Bergabung dalam Board of Peace untuk Gaza

Adelia Syafitri - Sabtu, 24 Januari 2026 12:28 WIB
Menlu Jelaskan Alasan Presiden Prabowo Bawa Indonesia Bergabung dalam Board of Peace untuk Gaza
Menteri Luar Negeri RI Sugiono. (Foto: Dok. setneg)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto membawa Indonesia bergabung dalam Board of Peace, sebuah badan internasional yang bertugas memantau proses stabilisasi dan rehabilitasi di Gaza, Palestina.

Sugiono mengatakan keikutsertaan Indonesia merupakan wujud komitmen aktif pemerintah dalam menjaga stabilitas global serta mendukung perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan pers di Bad Ragaz, Swiss, Jumat, 23 Januari 2026.

Baca Juga:

"Board of Peace ini merupakan badan internasional yang bertugas untuk memonitor administrasi stabilisasi dan juga upaya-upaya rehabilitasi di Gaza, khususnya di Palestina," kata Sugiono.

Ia menuturkan, sejak awal Indonesia konsisten menyuarakan pentingnya perdamaian Palestina di berbagai forum internasional.

Karena itu, ketika piagam pembentukan Dewan Perdamaian ditandatangani dalam waktu relatif cepat, Presiden Prabowo memutuskan Indonesia harus terlibat di dalamnya.

Menurut Sugiono, alasan utama Indonesia bergabung adalah agar dapat ikut mengawal arah kebijakan Dewan Perdamaian tetap sejalan dengan tujuan besar, yakni terwujudnya kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara.

"Kehadiran Indonesia penting untuk memberikan masukan, saran, dan pengaruh politik agar langkah-langkah yang diambil bersifat konkret dan berkelanjutan," ujarnya.

Sugiono menilai Dewan Perdamaian menawarkan mekanisme nyata yang dapat memberi harapan lebih realistis bagi terciptanya perdamaian, dibandingkan sekadar pernyataan atau kecaman politik.

Indonesia, kata dia, akan memanfaatkan keanggotaannya untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai prinsip keadilan dan stabilitas internasional.

Ia juga menegaskan bahwa pembentukan Board of Peace tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB. Ini adalah upaya internasional yang lahir dari kepedulian untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas, khususnya di Gaza," kata Sugiono.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Dorong Panti Asuhan Mandiri di Silatnas Nasional
Ekonomi Indonesia 12 Tahun Stagnan, Kandidat Deputi Gubernur BI Soroti Industri Lemah
Nvidia hingga Amazon Tertarik Investasi di Indonesia, Dibahas di WEF 2026
Prabowo di WEF 2026 Swiss, Akui Masih Banyak Rakyat Indonesia Tinggal di Gubuk dan Makan Nasi Garam
Trump Umumkan Proyek “New Gaza”, Targetkan Kota Pasca-Perang Jadi Pusat Investasi dan Hunian Modern
Bareskrim Bongkar Modus Proyek Fiktif PT Dana Syariah, 15.000 Lender Rugi Rp 2,4 Triliun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru