Kejari Medan Limpahkan Berkas Korupsi MFF 2024 ke PN, 4 Tersangka Segera Disidang
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF
HUKUM DAN KRIMINAL
MOSKWA – Pemerintah Rusia secara terbuka mempertanyakan mekanisme kerja Board of Peace atau Dewan Perdamaian, yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, terkait dengan peran Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Board of Peace diluncurkan di sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, 22 Januari lalu, dan dimaksudkan sebagai badan internasional baru untuk memperkuat upaya perdamaian.
Namun, Moskwa menilai keberadaannya menimbulkan ketidakpastian terkait koordinasi dengan DK PBB, lembaga yang selama ini menjadi titik tumpu perdamaian kolektif internasional.Baca Juga:
"Piagam Board of Peace mendefinisikan dirinya sebagai struktur baru yang dirancang menggantikan mekanisme lama yang dinilai tidak efektif," kata Kirill Logvinov, pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia, kepada kantor berita TASS, Kamis (26/2/2026).
Menurut Logvinov, mandat tertulis Board of Peace tidak mencantumkan isu Gaza, padahal awalnya badan ini diusulkan untuk mengakhiri perang di wilayah tersebut.
Kekhawatiran Rusia bertambah karena hanya AS yang menjadi anggota tetap DK PBB yang bergabung, sementara anggota tetap lain—Rusia, China, Inggris, dan Prancis—tidak ikut serta.
Selain itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres belum diundang dalam pertemuan Board of Peace, meskipun badan ini mengklaim beroperasi sesuai hukum internasional.
Sebagai ketua Board of Peace, Trump memiliki kewenangan luas, termasuk hak veto terhadap keputusan tertentu dan memecat anggota. Sementara itu, PBB menegaskan tanggung jawab utama menjaga perdamaian dunia tetap berada di Dewan Keamanan.
Ke depan, pertanyaan besar muncul mengenai bagaimana Board of Peace akan berdampingan dengan DK PBB, mengingat peran dan mandat resmi PBB yang telah diakui secara internasional sejak berdirinya pada 1946.*
(k/dh)
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Medan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival (MFF
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik keras terhadap Paus Paus Leo XIV melalui unggahan di media sosialnya, T
INTERNASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengakui Stadion Teladan masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) menjelang gelaran P
OLAHRAGA
JAKARTA Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, buka suara usai JK dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan soal m
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke13 RI, Jusuf Kalla (JK), dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Mud
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke
NASIONAL
MEDAN Pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam merespons insi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tidak boleh digeneralisasi sebagai
NASIONAL
TOBA Pencarian jasad Frater Christopher (21) yang tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun, Danau Toba, masih terus dilakukan hingga ha
PERISTIWA
NONTHABURI Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan permintaan maaf usai timnya gagal meraih gelar juara Piala AFF Fu
OLAHRAGA