BREAKING NEWS
Minggu, 15 Maret 2026

Menghina Klaim Trump, Iran Sindir AS yang Kini Butuh Bantuan Negara Lain di Selat Hormuz

Nurul - Minggu, 15 Maret 2026 07:32 WIB
Menghina Klaim Trump, Iran Sindir AS yang Kini Butuh Bantuan Negara Lain di Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: REUTERS/Carlos Barria)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEHERAN Iran menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang baru-baru ini menyerukan negara-negara lain untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz.

Teheran menilai seruan tersebut sebagai tanda bahwa Washington kini membutuhkan bantuan, padahal sebelumnya Trump mengklaim telah menghancurkan kemampuan militer Iran.

Sindiran ini disampaikan oleh Kepala Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Alireza Tangsiri, melalui media sosial.

Baca Juga:

Dalam unggahan tersebut, Tangsiri mengkritik pernyataan Trump yang dianggap kontradiktif, karena sebelumnya AS mengklaim bahwa Angkatan Laut Iran telah dilumpuhkan.

"Amerika secara keliru mengklaim telah menghancurkan Angkatan Laut Iran. Mereka juga keliru mengklaim telah mengawal kapal tanker minyak.

Sekarang mereka bahkan meminta pasukan cadangan dari negara lain," tulis Tangsiri di akun media sosial X, Minggu (15/03/2026).

Pernyataan tersebut merujuk pada klaim Trump yang mengungkapkan bahwa beberapa negara, yang terdampak penutupan Selat Hormuz oleh Iran, akan mengirimkan kapal perang untuk memastikan kelancaran transportasi laut di jalur perairan strategis tersebut.

Namun, Trump tidak menyebutkan negara mana saja yang akan mengirim armadanya.

Trump juga menyebutkan dalam unggahannya bahwa negara-negara besar seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris diharapkan turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan Selat Hormuz.

Namun, meskipun Trump mengklaim militer AS telah menghancurkan kemampuan militer Iran, ia mengungkapkan bahwa Iran masih terus melakukan gangguan di kawasan tersebut, termasuk mengirim drone kamikaze, menebar ranjau laut, dan meluncurkan rudal jarak dekat di sepanjang jalur pelayaran strategis itu.

"AS akan mengebom habis-habisan garis pantai Iran dan terus menembaki perahu serta kapal Iran keluar dari perairan," ujar Trump dalam unggahannya di media sosial Truth Social.

Selat Hormuz sendiri adalah jalur perairan yang sangat vital bagi transportasi minyak global, dan ketegangan antara AS dan Iran di kawasan ini telah menjadi isu global yang sangat diperhatikan.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
104 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh Utara Resmi Diresmikan, Menko Polkam: Ini Bukti Kepedulian Negara
Gangguan Selat Hormuz: Indonesia Terancam Defisit APBN Rp204 Triliun Jika Harga Minyak Mencapai USD100
Trump Isyaratkan Perang Iran Segera Berakhir Jika Muncul “Pertanda Kuat” Ini
Iran Dinilai Tangguh, Luhut Jelaskan Strategi Drone dan Mobile Peluncuran Rudal
34 WNI dari Iran Akan Dipulangkan ke Indonesia dalam Dua Gelombang
Malam Mencekam di Ujung Tanjung: Komplotan Begal Sekap 10 Pemuda, 3 Pelaku Ditangkap Warga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru