BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Donald Trump Peringatkan Netanyahu: Hentikan Serangan Ladang Minyak dan Gas Iran!

Raman Krisna - Jumat, 20 Maret 2026 14:19 WIB
Donald Trump Peringatkan Netanyahu: Hentikan Serangan Ladang Minyak dan Gas Iran!
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (foto: Alex Brandon/AP Photo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

WASHINGTON D.C. – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pada Kamis (19/3/2026) bahwa dirinya telah memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak lagi menyerang ladang minyak dan gas di Iran.

Pernyataan ini muncul setelah serangan militer Israel dan AS yang menyasar fasilitas energi Iran, khususnya ladang gas South Pars dan zona industri Asaluyeh.

"Saya telah memperingatkan Netanyahu agar tidak melakukan hal itu lagi, dan dia tidak akan melakukannya," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Baca Juga:

Meskipun ada ketegangan yang meningkat terkait serangan tersebut, Trump menegaskan bahwa hubungan AS dengan Israel tetap baik.

Peringatan ini datang setelah sebuah laporan yang dirilis kantor berita Tasnim pada Rabu (18/3), yang mengungkapkan bahwa Israel dan Amerika Serikat telah menyerang fasilitas energi utama Iran, termasuk ladang gas terbesar di South Pars.

Serangan ini menyebabkan kebakaran besar di kawasan Asaluyeh, yang merupakan pusat pemrosesan gas di Iran.

Serangan militer AS dan Israel dimulai pada 28 Februari 2026, dengan tujuan untuk mencegah ancaman yang dianggap muncul dari program nuklir Iran.

Serangan tersebut menimbulkan kerusakan besar di fasilitas energi Iran dan memicu banyak korban jiwa, termasuk tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Meskipun tindakan ini digambarkan sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman nuklir Iran, Washington dan Tel Aviv juga tidak menyembunyikan keinginan mereka untuk melihat perubahan rezim di negara itu.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan balasan yang menghantam sejumlah target militer AS dan fasilitas di wilayah Israel, memperburuk ketegangan yang sudah memuncak di Timur Tengah.

Menanggapi serangan ini, sejumlah negara Eropa, termasuk Inggris, Prancis, dan Jerman, telah mengumumkan kesiapan mereka untuk mengirim pasukan untuk menjaga keamanan di Selat Hormuz, dengan syarat adanya gencatan senjata antara AS dan Iran.

Gencatan senjata ini diharapkan dapat menurunkan ketegangan yang terus meningkat di kawasan tersebut, yang juga memengaruhi stabilitas energi global.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Usai 4 Tahun Vakum, BTS Resmi Comeback dengan Album Arirang dan Video Klip Swim!
Ketegangan Timur Tengah Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi dalam 3,5 Tahun, Brent Capai US$ 108,65
FIFA Sanksi Israel Setelah Aduan Palestina, Namun Mengapa Standar Ganda Terjadi?
Presiden Prabowo Percepat Konversi PLTD ke PLTS untuk Hemat Energi di Tengah Krisis Minyak Global, Kurangi Ketergantungan pada Minyak dan Gas
Presiden Prabowo Instruksikan Efisiensi Energi di Sektor Spesifik Antisipasi Krisis Minyak Global
Medan Siap Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Merdeka, Malam Takbiran dan Pawai Kendaraan Hias Akan Meriahkan Kota
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru