BREAKING NEWS
Sabtu, 22 Agustus 2026

Presiden Jerman Temui Prabowo di Jakarta, Perkuat Kerja Sama Strategis dan Investasi Indonesia-Jerman

Nurul - Sabtu, 13 Juni 2026 08:38 WIB
Presiden Jerman Temui Prabowo di Jakarta, Perkuat Kerja Sama Strategis dan Investasi Indonesia-Jerman
Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste menyampaikan pernyataannya dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, Jumat 12/6/2026 (Foto: ANTARA/Nabil Ihsan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Senin (15/6/2026). Dalam lawatan tersebut, Steinmeier akan bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk membahas penguatan hubungan bilateral di berbagai sektor strategis.

Kunjungan ini menjadi pertemuan pertama antara Steinmeier dan Prabowo sejak resmi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Pemerintah Jerman menyebut kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya mempererat kemitraan strategis yang telah terjalin lama antara kedua negara.

Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, mengatakan Indonesia merupakan mitra penting bagi Jerman di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, hubungan kedua negara selama ini berkembang kuat dalam bidang ekonomi, pendidikan, investasi, energi, hingga kerja sama kebudayaan.

Baca Juga:

"Ini adalah kunjungan antarnegara sahabat. Kami memiliki hubungan yang panjang dan kuat antara Jerman dan Indonesia," kata Ralf Beste dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Selain agenda kenegaraan di Istana Kepresidenan, Steinmeier juga dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Presiden Jerman akan menelusuri Terowongan Silaturahmi yang menjadi simbol kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Dalam kunjungannya, Steinmeier turut membawa delegasi yang terdiri dari pelaku usaha, ilmuwan, serta perwakilan sektor budaya. Delegasi bisnis yang ikut serta berasal dari sektor logistik, digitalisasi, mobilitas tenaga kerja, hingga industri peralatan mesin.

Jerman juga memandang Indonesia sebagai salah satu kekuatan menengah yang memiliki peran penting dalam dinamika global saat ini. Karena itu, Berlin berupaya memperluas kerja sama strategis dengan Jakarta di tengah perubahan tatanan ekonomi dan geopolitik dunia.

Saat ini, Jerman menjadi salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di kawasan Eropa. Nilai perdagangan kedua negara tercatat mencapai sekitar 7 miliar Euro per tahun. Selain itu, hampir 6.000 mahasiswa Indonesia tercatat menempuh pendidikan di berbagai universitas di Jerman.

Melalui kunjungan kenegaraan ini, kedua negara diharapkan dapat memperkuat kerja sama yang telah berjalan sekaligus membuka peluang kolaborasi baru di bidang investasi, energi terbarukan, pendidikan, transformasi digital, dan hubungan antarmasyarakat.*

(d/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pertamax Naik Tajam, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Aman Meski Antrean Mengular
DPR Buka Peluang Aturan Baru, Kampanye LGBT Jadi Sorotan
Ribuan Mahasiswa UI dan UNJ Turun ke Jalan, Jakarta Memanas hingga Malam Hari
Aksi Mahasiswa UI Ditunggangi Perusuh? Polisi Amankan Dua Orang Bawa Bom Molotov
Bukan di DPR RI atau Istana, Mengapa Mahasiswa UI Gelar Aksi di Bundaran HI?
Jokowi, Erick Thohir, dan Bobby Nasution Jadi Saksi Kekalahan Tipis Garuda Muda dari Australia, Gagal Terbang ke Final AFF
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
"Sihir Politik" Jokowi

"Sihir Politik" Jokowi

OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw

OPINI