Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA — Kombes Ahrie Sonta, seorang perwira tinggi Polri, telah diajukan sebagai kandidat ajudan untuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pengajuan nama Ahrie dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri untuk menempatkan personel terbaiknya dalam posisi strategis di pemerintahan.
Karopenmas Div Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengkonfirmasi bahwa nama-nama personel terbaik Polri telah diserahkan kepada Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). “Benar, Polri telah mengirimkan nama-nama personel Polri yang terbaik, salah satunya adalah Komisaris Besar Polisi Ahrie Sonta yang diajukan sebagai salah satu calon untuk ajudan Presiden,” kata Trunoyudo kepada wartawan pada Rabu (23/10).
Ahrie Sonta bukanlah sosok asing dalam dunia kepolisian. Sebagai Kombes, ia memiliki pengalaman yang luas dan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kepemimpinan Presiden Prabowo. Ia akan bersaing dengan kandidat lain dari tiga matra TNI yang juga telah diumumkan.
Dari TNI Angkatan Darat, Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto telah diusulkan sebagai calon ajudan. Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengonfirmasi bahwa Wahyo adalah prajurit terbaik dari TNI AD yang diajukan untuk mengikuti seleksi ajudan Presiden. “Tapi kita masih menunggu keputusan dari Setmilpres mengenai hasil seleksinya,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi, menegaskan bahwa proses seleksi masih berlangsung.
Tidak hanya dari TNI AD, dua kandidat lainnya juga berasal dari matra TNI yang berbeda. Dari TNI Angkatan Udara, Kolonel Pnb Anton ‘Sioux’ Pallaguna menjadi perhatian. Anton, yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara pada tahun 2000, dikenal sebagai sosok mentereng di kalangan penerbang TNI AU. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asisten Operasi Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) I dan Komandan Skadron Udara 11 di Pangkalan Udara Hasanuddin.
Sementara itu, Letkol Laut (P) Romi Habe Putra dari TNI Angkatan Laut juga diusulkan untuk posisi ini. Romi, yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Tahun 2002, saat ini menjabat sebagai Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366. Dengan pengalaman di laut, ia diharapkan dapat memberikan perspektif berbeda dalam tim ajudan Presiden.
Proses seleksi ajudan Presiden ini menjadi sorotan, mengingat posisi tersebut memegang peranan penting dalam mendukung tugas-tugas sehari-hari Presiden. Setmilpres diharapkan segera mengumumkan hasil seleksi, sehingga para kandidat dapat diputuskan berdasarkan kompetensi dan kemampuan terbaik mereka.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa kepolisian dan militer terus berkolaborasi untuk memberikan dukungan kepada pemerintahan yang baru. Dengan penempatan personel terbaik, diharapkan roda pemerintahan dapat berjalan lebih efisien dan efektif.
Kita menantikan siapa yang akan terpilih sebagai ajudan Presiden Prabowo Subianto, yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi negara.
(N/014)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL