NIAS SELATAN – Uang negara mengalir deras ke daerah, tapi pelayanan kesehatan tetap sakit.
Tahun 2024, total dana yang dikucurkan pemerintah pusat ke 36 puskesmas di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, mencapai lebih dari Rp54 miliar.
Rinciannya, Rp42 miliar berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan atau BOK, dengan Rp36 miliar untuk puskesmas dan Rp6 miliar dikelola oleh Dinas Kesehatan.
Sementara itu, Rp12 miliar berasal dari Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN, KAPITASI, berdasarkan data dari sistem Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK.
Sebaran fasilitas layanan kesehatan di 35 kecamatan Kabupaten Nias Selatan. Dari total 36 puskesmas yang ada.
Namun, aliran dana jumbo ini belum berbanding lurus dengan mutu layanan di lapangan.
Di berbagai kecamatan, banyak ambulans puskesmas hanya terparkir.
Ironisnya, di halaman parkir Dinas Kesehatan, beberapa unit ambulans ditemukan tanpa mesin.