Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
BITVONLINE.COM -Obat pereda nyeri sering menjadi pilihan utama saat tubuh terasa tidak nyaman, namun ada kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan ginjal.
Guru Besar Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Zullies Ikawati, menjelaskan bahwa meskipun obat analgesik, seperti paracetamol dan NSAID (Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs), bermanfaat dalam meredakan nyeri, penggunaannya harus tetap bijak.
Menurut Prof Zullies, penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka panjang, meskipun sesuai dosis, tetap dapat menyebabkan efek samping, terutama bagi kesehatan ginjal.
"Penggunaan analgesik dalam jangka panjang, meskipun tidak berlebihan dan sesuai dosis, tetap memiliki potensi efek samping. Terutama jika digunakan terus menerus tanpa pemantauan medis," kata Prof Zullies, Jumat (18/4/2025).
Ada dua jenis obat pereda nyeri yang sering digunakan, yaitu paracetamol dan NSAID.
Paracetamol umumnya digunakan untuk meredakan nyeri dan demam, namun tidak memiliki efek anti-inflamasi sekuat NSAID.
Kedua jenis obat ini berisiko menimbulkan efek samping pada ginjal, meski paracetamol cenderung lebih rendah risikonya.
Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paracetamol dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal, terutama bila disertai dengan faktor lain seperti dehidrasi atau tekanan darah tinggi.
Sementara itu, NSAID bekerja dengan menghambat enzim yang memproduksi prostaglandin, zat yang memicu nyeri dan peradangan.
Namun, prostaglandin juga berperan penting dalam melindungi lambung dan fungsi ginjal.
"Penghambatan prostaglandin dapat mengganggu aliran darah ke ginjal, yang pada gilirannya dapat menurunkan filtrasi ginjal. NSAID berisiko menyebabkan penurunan fungsi ginjal kronis, nefritis interstisial, hingga gagal ginjal akut, terutama pada lansia atau pasien dengan gangguan ginjal, hipertensi, atau dehidrasi," tambah Prof Zullies.
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK