Garuda Menang! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di GBK, Tambah Poin FIFA Jadi 1157,14
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
BITVONLINE.COM -Sebuah penelitian besar yang melibatkan lebih dari 85.000 orang dewasa di Inggris, yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH) dan Universitas Oxford, menemukan fakta mengejutkan: aktivitas fisik harian, meskipun hanya yang ringan seperti berjalan kaki atau mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dapat menurunkan risiko terkena kanker hingga 26%.
Penemuan ini menekankan pentingnya bergerak setiap hari, meskipun tanpa melakukan olahraga berat, untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Studi yang diterbitkan pada 26 Maret 2025 di British Journal of Sports Medicine ini menggunakan data dari UK Biobank, dengan usia rata-rata peserta adalah 63 tahun.
Para partisipan diminta untuk mengenakan akselerometer di pergelangan tangan selama satu minggu guna mencatat tingkat aktivitas mereka secara objektif.
Metode ini dianggap jauh lebih akurat dibandingkan dengan survei mandiri yang sering digunakan dalam banyak studi sebelumnya.
Yang menarik dari studi ini adalah peneliti tidak hanya fokus pada aktivitas fisik berat seperti berolahraga, tetapi juga menyelidiki dampak dari aktivitas fisik ringan seperti berjalan santai atau mengerjakan pekerjaan rumah.
Hasilnya mengungkapkan bahwa individu yang paling aktif secara fisik setiap harinya memiliki risiko 26% lebih rendah terkena kanker dibandingkan dengan mereka yang paling sedikit bergerak.
Penelitian ini juga mengamati hubungan antara jumlah langkah harian dan risiko terkena 13 jenis kanker, termasuk kanker payudara dan kolorektal, dua jenis kanker yang sudah lama dikaitkan dengan gaya hidup.
Peneliti menemukan bahwa bukan kecepatan langkah yang menjadi faktor utama, melainkan jumlah langkah yang diambil setiap hari.
Risiko kanker berkurang hingga 11% pada orang yang melangkah sekitar 7.000 langkah sehari, dibandingkan dengan mereka yang hanya melakukan 5.000 langkah.
Bahkan, angka ini meningkat menjadi 16% pada mereka yang mampu mencapai 9.000 langkah sehari.
Setelah mencapai angka tersebut, manfaat perlindungan tampak stagnan.
"Individu yang kurang aktif secara fisik dapat mengurangi risiko kanker mereka hanya dengan meningkatkan jumlah langkah harian, tidak peduli seberapa cepat mereka berjalan," jelas peneliti utama dari NIH's National Cancer Institute.
Selain itu, salah satu temuan penting lainnya dalam studi ini adalah efek positif mengganti waktu duduk dengan aktivitas fisik.
Baik aktivitas ringan, sedang, maupun berat, menggantikan waktu diam (sedentary) dengan gerakan tubuh terbukti memberikan manfaat signifikan dalam mengurangi risiko kanker.
Hasil ini tetap konsisten meskipun peneliti telah mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, gaya hidup, indeks massa tubuh (BMI), dan kondisi kesehatan lainnya.
Penemuan ini sangat relevan, mengingat gaya hidup sedentary yang semakin berkembang di masyarakat modern, terutama akibat pekerjaan kantoran atau kebiasaan duduk berjam-jam di depan layar.
Dengan bukti ilmiah yang semakin kuat bahwa bahkan aktivitas fisik ringan dapat memiliki dampak besar dalam pencegahan kanker, peneliti mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagaimana dinyatakan oleh para peneliti, "Langkah kecil setiap hari dapat membawa perubahan besar terhadap risiko kesehatan jangka panjang, termasuk penurunan risiko kanker."*
(km/a008)
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
JAKARTA Partai Demokrat membantah adanya keterkaitan antara Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan mantan Wakil Kepala Badan G
NASIONAL
JAKARTA PT Global Loyalty Indonesia (GLI) membantah klaim yang menyebut Giorgio Antonio Chandra sebagai Chief Executive Officer (CEO) ma
ENTERTAINMENT
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Bandara Inter
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang suap dalam kasus pengadaan smart board di Dinas Pendidikan dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil survei pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG
NASIONAL
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
MEDAN Tim penasihat hukum terdakwa kasus dugaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken memint
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Layanan distribusi air bersih Perumda PDAM Tirtanadi mengalami gangguan di tujuh kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdan
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, me
NASIONAL