Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Jika kerusakannya parah, maka terapi dilakukan bertahap. Jika ringan, cukup satu kali.
"Kalau rusaknya berat tentu dia akan diberikan berkali-kali, kalau rusaknya ringan ya cukup dengan satu kali," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penelitian lanjutan untuk memetakan efektivitas dan metode pemberian terapi stem cell yang ideal untuk pasien HIV.
Menurutnya, hal ini akan menjadi tantangan penting bagi para peneliti dan institusi medis di Indonesia, termasuk di lingkungan FKUI dan RSUI.*
(di/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.