Terungkap! Ada Penerima MBG yang Tercatat Dua Kali, BGN Mulai Bersihkan Data
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan adanya data ganda dalam daftar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan tersebut
NASIONAL
JAKARTA – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendukung penuh program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan pemerintah dan berharap program ini dapat dilaksanakan secara menyeluruh serta merata bagi seluruh anak Indonesia.
IDAI juga menekankan pentingnya mencakup anak-anak yang tidak terjangkau oleh program ini, termasuk mereka yang putus sekolah.
Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, DR. dr Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subps, Hema-Onk (K), dalam keterangannya, Minggu (10/8), menyatakan bahwa meskipun CKG dilaksanakan melalui sekolah, perlu ada langkah-langkah untuk menjangkau anak-anak yang tidak bersekolah.
"Karena Program CKG dilakukan melalui sekolah, maka perlu juga dipikirkan bagaimana untuk menjangkau anak putus sekolah," katanya.
Program CKG yang diluncurkan pemerintah bertujuan untuk memeriksa kesehatan anak-anak secara rutin sebagai upaya mendeteksi dini masalah kesehatan.
Menurut dr. Hikari, ini adalah langkah yang sangat positif, mengingat kesehatan anak merupakan salah satu investasi terbesar bagi masa depan bangsa.
"Kesehatan anak adalah investasi masa depan bangsa. IDAI mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan," ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Hikari mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga-lembaga terkait lainnya.
"Dengan kolaborasi semua pihak, program ini dapat memberi dampak yang lebih besar bagi kesehatan anak Indonesia," tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Pengurus IDAI, DR dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, Subs Kardio(K), menyatakan komitmennya untuk mendukung program CKG melalui berbagai upaya.
Salah satunya adalah dengan mengadakan pelatihan bagi tenaga kesehatan.
"IDAI berkomitmen mendukung program ini melalui berbagai cara, seperti pelatihan tenaga kesehatan untuk memperkuat kapasitas dokter umum, perawat, dan kader kesehatan sekolah dengan standar pemeriksaan anak berbasis ilmu terkini," ujar dr. Piprim.
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan adanya data ganda dalam daftar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan tersebut
NASIONAL
BIREUEN Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkem di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, A
NASIONAL
DENDANG Kapolsek Dendang menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers sebagai upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian
NASIONAL
JAKARTA Polisi menyelidiki temuan ratusan senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
BINJAI Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Provinsi Sumatera Utara kembali mengamankan aset milik Pemerintah Provinsi S
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, mengajak para
PEMERINTAHAN
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tengah menetapkan pria asal Medan, Dhayalen alias Roberto, sebagai tersangka dalam perkara dug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Su
NASIONAL