BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Diduga Karena Daging Ayam Basi, Ratusan Siswa di Cipongkor Keracunan Makan Bergizi Gratis

- Selasa, 23 September 2025 11:29 WIB
Diduga Karena Daging Ayam Basi, Ratusan Siswa di Cipongkor Keracunan Makan Bergizi Gratis
Jumlah siswa keracunan massal usai menyantap paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Senin (22/9/2025) (foto : kmps)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BANDUNG BARAT - Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (22/9).

Diduga penyebab utama keracunan adalah daging ayam kecap yang disajikan dalam menu tersebut.

Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, menjelaskan bahwa daging ayam yang disuguhkan berbau tidak sedap dan menunjukkan tanda-tanda sudah tidak layak konsumsi, seperti warna yang berubah, adanya memar, serta bulu yang masih menempel.

Baca Juga:
"Yang makan tahu dan nasi tidak apa-apa, tapi yang makan daging ayam berbau tidak enak dan ada tanda-tanda busuk," ungkap Yuyun.

Gejala Keracunan Serupa Dialami Ratusan Siswa

Gejala yang dialami para siswa hampir seragam, mulai dari pusing, mual, muntah, hingga sesak napas. Korban keracunan tidak hanya dari tingkat SMK, tapi juga PAUD, SD, hingga SMP.

Mayoritas korban berasal dari SMK Pembangunan Bandung Barat (PBB), dengan jumlah 54 siswa yang terdampak.

"Sekitar jam 13.30 WIB ada 15 siswa yang mulai menunjukkan gejala, hingga akhirnya bertambah banyak," kata Ketua Yayasan SMK Pembangunan Bandung Barat, Erik Zainudin.

Evakuasi dan Perawatan Korban

Para siswa yang mengalami keracunan dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, seperti Puskesmas Cipongkor, RSUD Cililin, dan posko kecamatan Cipongkor. Sebanyak 25 siswa bahkan harus dirujuk ke RSUD Cililin untuk penanganan lebih intensif.

Pantauan di lokasi, banyak siswa terlihat menggunakan alat bantu pernapasan dan infus. Wajah panik orang tua turut mewarnai proses evakuasi yang berlangsung cepat dengan belasan ambulans hilir mudik mengevakuasi para korban.

Kronologi dan Kesaksian

Salwa (17), salah satu siswi yang mengalami keracunan, mengaku bahwa daging ayam yang disantap berwarna aneh dan ada bulu yang menempel.

"Rasanya tidak enak, kulit dagingnya masih ada bulunya. Saya mulai pusing dan mual beberapa jam setelah makan," ujarnya.

Sementara itu, seorang ibu bernama Adah mengungkapkan anaknya mengalami muntah-muntah dan badan dingin setelah mengonsumsi menu MBG.

"Perut mual, pusing, lalu muntah-muntah di GOR Kecamatan Cipongkor," tutur Adah.

Data Terbaru Korban Keracunan

Hingga pukul 23.56 WIB, tercatat 301 siswa dari berbagai jenjang pendidikan mengalami keracunan. Rinciannya sebagai berikut:

116 siswa dirawat di Puskesmas Cipongkor

13 di bidan desa Sirnagalih

27 di RSUD Cililin

127 di posko kecamatan Cipongkor

18 di RSIA Anugrah*

(tb/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru