JAKARTA - Mencampur berbagai buah dalam satu jus memang terlihat menyegarkan dan sehat, namun ternyata tidak semua jenis buah cocok dikombinasikan. Konselor gizi, Dr. Swathi Reddy, menjelaskan bahwa mencampur buah dengan karakteristik berbeda seperti asam, manis, atau tinggi kadar air bisa mengganggu pencernaan dan memicu masalah kesehatan.
Dikutip dari HealthShots, berikut empat kombinasi buah yang sebaiknya dihindari:
Melon dan Buah LainMelon, semangka, blewah, dan honeydew sebaiknya dikonsumsi sendiri karena kadar airnya tinggi dan dicerna lebih cepat. Jika dicampur dengan buah lain, pencernaan bisa terganggu dan menimbulkan fermentasi di perut. Melon paling baik dikonsumsi saat perut kosong atau di antara waktu makan.
Buah Bertepung dan Buah Berprotein TinggiCampuran buah bertepung seperti pisang hijau atau plantain dengan buah tinggi protein seperti alpukat, kiwi, jambu biji, aprikot kering, atau blackberry sebaiknya dihindari. Tubuh membutuhkan lingkungan asam untuk mencerna protein dan basa untuk pati, sehingga pencampuran keduanya bisa mengganggu pencernaan.
Buah Asam dan Buah Manis
Buah asam seperti stroberi, jeruk bali, delima, dan persik sebaiknya tidak dicampur dengan buah manis seperti pisang atau kismis. Kombinasi ini berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan, mual, keasaman berlebih (acidosis), hingga sakit kepala.
Pepaya dan LemonMeski terdengar segar, kombinasi pepaya dan lemon sebaiknya dihindari. Menurut Dr. Reddy, perpaduan ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan hemoglobin atau anemia, terutama pada anak-anak yang lebih rentan mengalami reaksi serius.
Selain itu, mencampur buah dengan sayuran dalam salad juga sebaiknya dihindari. Kandungan gula tinggi dalam buah dapat mengganggu pencernaan sayuran dan menyebabkan fermentasi di perut, misalnya kombinasi wortel dan jeruk.Tips: Untuk mendapatkan manfaat maksimal, konsumsi buah dengan karakteristik serupa, hindari pencampuran berlebihan, dan nikmati buah dalam kondisi segar.*