JAKARTA – Kebiasaan banyak orang menggunakan ponsel saat duduk di toilet, mulai dari scrolling TikTok, Instagram, hingga menonton YouTube, memang kerap dianggap sebagai momen santai sekaligus efisien.
Namun, para ahli kesehatan kini memperingatkan bahwa kebiasaan ini berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serius yang sering kali diabaikan.
Menurut laporan terbaru dari The New York Times, membawa dan menggunakan ponsel di ruang toilet dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan yang tidak nyaman hingga kondisi yang berbahaya bagi tubuh. Duduk Terlalu Lama Picu Wasir Risiko terbesar yang mengintai adalah wasir atau ambeien. Toilet sebenarnya dirancang untuk fungsi singkat, bukan sebagai tempat berlama-lama.
Desain dudukan toilet yang berlubang menyebabkan area anus dan rektum tidak mendapat penopang yang cukup.
Ketika seseorang duduk terlalu lama karena teralihkan oleh ponsel, gravitasi menyebabkan darah menggenang dan memberikan tekanan berlebih pada pembuluh darah di sekitar anus.
Tekanan konstan ini berpotensi membuat pembuluh darah membengkak, meradang, dan akhirnya membentuk wasir.
Gangguan Sinyal Alami Tubuh dan Sembelit Penggunaan ponsel juga mengalihkan perhatian dari sinyal alami tubuh yang memanggil untuk buang air besar (BAB).
Ketika fokus terpecah, tubuh mungkin menunda respons terhadap dorongan tersebut.
Menunda BAB secara berkepanjangan dapat melemahkan sinyal dari usus ke otak, sehingga mengganggu proses pencernaan.
Kondisi ini membuat tinja menjadi lebih keras dan kering, memaksa seseorang untuk mengejan lebih kuat saat BAB, yang memperparah risiko wasir.
Ponsel Jadi 'Transporter' Kuman Berbahaya Lebih jauh lagi, kamar mandi, terutama area sekitar toilet, adalah sarang kuman seperti E. coli dan Salmonella.
Ketika toilet disiram, partikel aerosol kecil yang terkontaminasi dapat menyebar hingga beberapa meter dan menempel pada permukaan, termasuk ponsel yang dibawa ke toilet.
Pengguna kemudian menyentuh ponsel tersebut dan berisiko menyebarkan kuman ke wajah atau area lain, termasuk meja makan, yang dapat memicu penyakit.
Para ahli sepakat bahwa langkah pencegahan paling efektif adalah menjadikan kamar mandi sebagai zona bebas ponsel.
Selain itu, penting untuk mendengarkan dorongan alami tubuh dan hanya pergi ke toilet saat benar-benar perlu.
Jika membawa ponsel tak terhindarkan, batasi waktu duduk di toilet maksimal 5-10 menit.
Tak kalah penting, jaga kebersihan ponsel dengan rutin membersihkannya menggunakan lap disinfektan yang aman untuk perangkat elektronik agar kuman tidak menyebar.*
(bi/a008)
Editor
:
Waspada! Kebiasaan Main Ponsel di Toilet Picu Risiko Wasir dan Sembelit