JAKARTA — Di tengah keterbatasan akses transportasi yang masih menjadi tantangan utama bagi warga Kepulauan Seribu, bantuan datang tepat waktu saat keluarga almarhumah Nuriyah harus memulangkan jenazah ke kampung halaman.
Layanan Ambulans Gratis Fahira Idris sigap mengantar jenazah dari RSUD ke Dermaga Mutiara, Jakarta Utara, sebelum diberangkatkan menuju Pulau Kelapa menggunakan ambulans laut.
Langkah cepat tim relawan Senator DPD RI Fahira Idris ini menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk-pikuk Ibu Kota, kepedulian sosial masih hidup dan bekerja tanpa pamrih.
"Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Fahira Idris dan tim relawannya yang sudah membantu dengan sigap. Begitu juga kepada Bapak Muslim, Lurah Pulau Kelapa, yang turut mempermudah proses pemulangan jenazah ke pulau," ujar Bainana, perwakilan keluarga almarhumah, lirih menahan haru.
Dalam pernyataannya, Fahira Idris menegaskan bahwa setiap permintaan bantuan yang diterima timnya merupakan panggilan kemanusiaan.
"Kami ingin memastikan bahwa siapa pun, dari mana pun, bisa mendapatkan akses pertolongan dan penghormatan terakhir yang layak. Kemanusiaan tidak boleh mengenal jarak, status, atau biaya," ujar Fahira saat dikonfirmasi terpisah.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhumah Nuriyah.
"Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ucapnya.
Program Ambulans Gratis Fahira Idris telah menjangkau berbagai wilayah Jakarta, termasuk wilayah kepulauan yang secara geografis kerap luput dari layanan darurat medis secara cepat.
Selain melayani kasus medis darurat, ambulans ini juga kerap digunakan untuk pemulangan jenazah ke pulau atau daerah terpencil, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari rumah sakit besar.
Inisiatif sosial ini lahir dari kesadaran bahwa layanan kesehatan dan kemanusiaan seharusnya inklusif dan mudah diakses siapa saja, tanpa terhalang oleh rumitnya administrasi atau biaya mahal.
Di tengah kesibukan Jakarta dan derasnya arus berita politik, kisah sederhana ini menjadi pengingat sunyi tentang kekuatan solidaritas dan kepedulian.