JAKARTA- Jerawat tiba-tiba muncul kerap membuat rasa percaya diri menurun. Namun, tidak selalu harus bergantung pada produk kimia untuk mengatasinya.
Menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017, ada sejumlah bahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional untuk jerawat, termasuk sirih dan mentimun.
Daun segarnya dapat direbus dengan dua gelas air hingga mendidih, lalu digunakan untuk mencuci wajah.
Dosis yang dianjurkan adalah 2 x 7–10 daun per hari. Meski tergolong aman, sirih berpotensi menimbulkan iritasi kemerahan pada beberapa orang.
Sementara itu, mentimun (Cucumis sativus L) juga dapat digunakan.
Iris buahnya tipis-tipis dan tempelkan pada area kulit yang berjerawat, biarkan hingga kering lalu bilas dengan air hangat.
Dosis yang direkomendasikan adalah 2 x 1 buah per hari. Kulit sensitif harus berhati-hati karena ada kemungkinan muncul alergi.
Kedua bahan ini tidak hanya mudah didapat di rumah, tetapi juga telah menjadi bagian dari tradisi pengobatan herbal di Indonesia.
Namun, apabila keluhan tidak mereda atau muncul efek samping, konsultasi dengan tenaga kesehatan yang kompeten dalam pengobatan tradisional sangat dianjurkan.
"Penggunaan bahan alami ini bisa menjadi alternatif yang efektif sekaligus aman untuk merawat kulit, namun tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing," ujar pakar kesehatan tradisional.
Dengan cara sederhana ini, jerawat bisa dikontrol tanpa harus selalu bergantung pada produk kimia. Perhatian terhadap dosis dan kondisi kulit menjadi kunci agar manfaatnya optimal.*
(km/um)
Editor
: Adelia Syafitri
Atasi Jerawat dengan Bahan Alami: Sirih dan Mentimun, Simpel dan Aman