BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Presiden Palestina Kutuk Keras Pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran, Sebut Sebagai Tindakan Pengecut dan Berbahaya

BITVonline.com - Rabu, 31 Juli 2024 06:00 WIB
Presiden Palestina Kutuk Keras Pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran, Sebut Sebagai Tindakan Pengecut dan Berbahaya
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PALESTINA –Presiden Palestina Mahmud Abbas mengeluarkan pernyataan keras mengecam pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, yang terjadi di Teheran, Iran, pada Rabu (31/7/2024). Dalam pernyataannya, Abbas menggambarkan tindakan tersebut sebagai “pengecut” dan “berbahaya,” dan menyerukan agar warga Palestina tetap bersatu serta bersabar dalam menghadapi pendudukan Israel.

Menurut laporan dari kantor berita pemerintah palestina Wafa, Abbas menegaskan pentingnya solidaritas dan keteguhan dalam perjuangan melawan pendudukan Israel, menekankan bahwa tragedi ini seharusnya tidak memecah belah semangat perjuangan rakyat Palestina.

Ismail Haniyeh Ditemukan Tewas di Teheran

Haniyeh, yang merupakan pemimpin politik Hamas dan dikenal sebagai negosiator dalam berbagai perundingan gencatan senjata dengan Israel, ditemukan tewas di Teheran. Garda Revolusi Iran mengonfirmasi kematian Haniyeh dalam sebuah serangan di kediamannya di Teheran. Laporan dari Garda Revolusi Iran menyebutkan bahwa Haniyeh berada di Iran untuk menghadiri pelantikan Presiden Masoud Pezeshkian dan diserang bersama seorang pengawal Iran. Pihak berwenang Iran saat ini tengah menyelidiki insiden tersebut.

Tuduhan Terhadap Israel

Analis di televisi pemerintah Iran segera menuding Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan ini. Israel, yang sering kali tidak memberikan komentar terkait operasi intelijen yang dilakukan oleh Mossad, belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kematian Haniyeh. Konflik antara Hamas dan Israel sering kali memicu ketegangan dan saling tuding, dan pembunuhan ini menambah kompleksitas situasi geopolitik di Timur Tengah.

Haniyeh dan Hubungannya dengan Iran

Ismail Haniyeh telah lama menjadi tokoh sentral dalam kelompok militan Hamas, yang banyak beroperasi dari luar Palestina, terutama Qatar. Haniyeh dikenal karena perannya dalam negosiasi gencatan senjata dan hubungan eratnya dengan Iran, yang merupakan salah satu sekutu utama Hamas. Kematiannya di tengah kunjungan resmi ke Iran menambah ketegangan yang sudah ada antara Hamas dan Israel, serta antara Iran dan negara-negara Barat.

Pernyataan dan Reaksi Internasional

Presiden Abbas’s pernyataan mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk seruan untuk kesatuan dan ketahanan di tengah masa sulit. Kematian Haniyeh juga menambah ketegangan di kawasan yang sudah penuh konflik, dan reaksi internasional terhadap insiden ini diharapkan akan muncul dalam waktu dekat.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru