Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
BITVONLINE.COM -Terkini, suara-suara terkemuka di dunia keuangan dan investasi semakin menguatkan arahannya terhadap aset-aset yang dianggap aman dalam situasi geopolitik yang memanas. Robert Kiyosaki, penulis terkenal dari buku “Rich Dad Poor Dad,” telah lama menyarankan masyarakat untuk melihat emas, perak, dan Bitcoin sebagai perlindungan di tengah ketidakpastian yang melanda dunia akibat perang antar negara.
Sejak tahun lalu, Kiyosaki secara konsisten mengadvokasi pentingnya memiliki aset-aset tersebut sebagai langkah antisipatif. Pandangannya yang tajam tentang perubahan ekonomi dan politik global memberikan catatan kritis, terutama dalam hal investasi yang mampu melindungi kekayaan.
Melalui media sosialnya, Kiyosaki menegaskan bahwa belanja yang bijak harus mencakup investasi dalam emas, perak, dan Bitcoin. Alasannya jelas: para pemimpin dunia cenderung melanjutkan perang dan ketidakpastian geopolitik, sehingga menjadi penting untuk memiliki strategi investasi yang mengakomodasi situasi tersebut.
Pandangan Kiyosaki juga menyoroti ketidakpastian yang melanda pasar keuangan konvensional. Ia memberikan kritik terhadap strategi alokasi aset tradisional seperti saham dan obligasi, yang menurutnya tidak akan memberikan hasil optimal di masa mendatang.
Dalam cuitan-cuitannya, Kiyosaki menyarankan agar investor mempertimbangkan untuk mengalokasikan sebagian besar modal mereka ke dalam emas, perak, dan Bitcoin. Strategi ini diharapkan dapat melindungi kekayaan dari potensi kerugian besar yang mungkin terjadi di pasar keuangan.
Meskipun pandangan ini tidaklah baru, namun penting untuk dicermati mengingat kekhawatiran terhadap kemungkinan perubahan signifikan dalam perekonomian global. Konsultasi dengan ahli keuangan dan melakukan riset yang mendalam sebelum membuat keputusan investasi adalah langkah yang bijak bagi para investor yang ingin mengelola kekayaannya dengan cerdas dan hati-hati.
(K/09)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA