Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menjadi panggung ketegangan ketika Rusia dan China menggunakan hak veto mereka untuk menolak rancangan resolusi yang disponsori oleh Amerika Serikat terkait gencatan senjata di Gaza. Resolusi ini dianggap oleh keduanya sebagai ambigu dan tidak menekankan penghentian konflik dengan jelas.
Resolusi yang diajukan oleh AS, sekutu utama Israel, menyerukan pentingnya gencatan senjata segera dan berkelanjutan, sambil mengutuk serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober. Namun, Moskow menuduh Washington bermain dalam “pertunjukan munafik” yang tidak menekan Israel.
Dalam voting yang berlangsung pada Jumat lalu, Rusia dan China memanfaatkan hak veto mereka, sementara Aljazair memberikan suara menolak dan Guyana abstain. Meskipun ada dukungan dari anggota lainnya, termasuk Prancis dan Inggris, resolusi tersebut akhirnya ditolak.
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzia, mengecam AS karena tidak melakukan upaya untuk mengendalikan Israel. Menurutnya, AS berbicara tentang gencatan senjata setelah “Gaza hampir terhapus dari muka bumi,” sementara resolusi yang diajukan AS hanya akan menjamin impunitas bagi Israel.
Duta Besar China untuk PBB, Zhang Jun, menambahkan bahwa usulan AS tersebut jauh dari harapan anggota dewan dan komunitas internasional. Dia menegaskan bahwa jika AS serius tentang gencatan senjata, mereka tidak akan terus memveto resolusi-resolusi sebelumnya.
Sementara itu, Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menyatakan bahwa veto Rusia dan China adalah tindakan yang “tidak hanya sinis, tetapi juga sepele.” Dia menyoroti bahwa keduanya tidak berkontribusi secara signifikan terhadap perdamaian atau respons kemanusiaan.
Keputusan veto ini menandai ketegangan yang berlanjut di tingkat internasional terkait konflik di Gaza, menegaskan bahwa upaya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata masih memiliki rintangan besar di hadapan.
(AS)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL