Kerugian Negara Rp2,1 Miliar, 3 Pejabat dan Rekanan Tersandung Dugaan Korupsi Proyek Torjam
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
CHINA – China kehilangan salah satu tokoh bisnis terbesarnya, Zong Qinghou, yang merupakan pendiri Hangzhou Wahaha Group, konglomerat minuman terbesar di negara tersebut. Wafatnya Zong Qinghou pada usia 79 tahun meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, sementara warisan dan jejaknya dalam dunia bisnis akan dikenang selamanya.
Dilansir dari South China Morning Post, upacara pemakaman untuk menghormati Zong Qinghou direncanakan akan diadakan pada 28 Februari di Xiasha, Hangzhou, di mana dia akan dikebumikan dengan penghormatan yang pantas bagi salah satu ikon bisnis terkemuka di China.
Zong Qinghou, yang pernah menjadi orang terkaya di China pada tahun 2010, menempati posisi tersebut berkat kesuksesannya dalam memimpin Hangzhou Wahaha Group. Meskipun saat ini dia berada di urutan ke-53 orang terkaya di China menurut Forbes, keberhasilan dan pengaruhnya dalam dunia bisnis tidak dapat disangkal.
Namun, kesuksesan Zong Qinghou tidak diraih dengan mudah. Sebelum merasakan gemerlapnya kesuksesan, Zong mengalami masa-masa sulit. Dia adalah salah satu pemuda di Hangzhou yang diutus untuk bekerja di desa pada tahun 1960-an, menghabiskan 15 tahun hidupnya di sana sebelum kembali ke ibu kota pada tahun 1978.
Setelah kembali ke Hangzhou, Zong bekerja sebagai salesman dan kemudian mengambil alih bisnis toko kelontong di sekolah setempat bersama dua temannya pada tahun 1987. Dari sana, dia memulai langkahnya dalam dunia distribusi minuman dan es krim, yang akhirnya membawanya untuk mendirikan Hangzhou Wahaha Group pada tahun 1989.
Melalui keberaniannya dan wawasannya yang luar biasa, Zong tidak hanya berhasil memimpin perusahaannya dalam mengambil alih pabrik makanan lokal yang bangkrut pada tahun 1991, tetapi juga meluncurkan produk air mineral bernama Wahaha pada tahun 1995, yang menjadi sangat populer di seluruh China.
Pada tahun 2021, Zong Qinghou menunjuk putranya, Zong Fuli, sebagai wakil ketua dan manajer umum, membuka jalan baginya untuk mengambil alih kepemimpinan perusahaan tersebut. Dengan pendidikan internasional dan pemahaman mendalam tentang pasar makanan dan minuman, Zong Fuli berfokus pada mengembangkan merek Wahaha dan meningkatkan penjualan untuk menarik pelanggan generasi muda.
Wafatnya Zong Qinghou menandai akhir dari era yang luar biasa dalam dunia bisnis China, tetapi warisannya dan visinya akan terus menginspirasi generasi mendatang dalam menjalani perjalanan bisnis mereka. Selamat jalan, Zong Qinghou, legenda bisnis yang akan dikenang selamanya.
(FZ/011)
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pihaknya telah mengaktifkan kembali ribuan penerima bantuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kabupaten Simalungun mencatat prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 1
KESEHATAN
SIMALUNGUN Warga Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sempat dihebohkan oleh temuan bangkai satwa
NASIONAL
JAKARTA Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, menerima bantuan 1,2 juta PIN elearning dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (
PENDIDIKAN
TAPANULI SELATAN Profesionalisme wartawan menjadi fokus utama dalam memperkuat jurnalisme berkualitas. Di tengah derasnya arus informasi
NASIONAL
LUBUK PAKAM Seorang terdakwa kasus narkotika berhasil melarikan diri dari Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Selasa (27/1), memicu peng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencatat prestasi di bidang pelayanan kesehatan publik dengan pencapaian Universa
KESEHATAN
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 1/Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pro
NASIONAL
MEUREUDU Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, bersama Wakil Ketua Bhayangkari Sulawesi Selatan (Sulsel), Ny. Lina Nasri, meny
NASIONAL