Rp 428 Juta untuk Pelatihan Calon Kepsek, Nyatanya Dugaan Pungli Jadi Sorotan Publik
TAPANULI SELATAN Anggaran sebesar Rp 428 juta untuk pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapa
HUKUM DAN KRIMINAL
MOSKOW – Pemimpin oposisi rusia, alexei Navalny, telah meninggal dunia di koloni penjara Arktik pada Jumat, 16 Februari 2024. Navalny, yang berusia 47 tahun, ditahan di tempat tersebut menjalani hukuman penjara selama 19 tahun. Navalny mengalami kehilangan kesadaran setelah berjalan-jalan dan tindakan resusitasi yang dilakukan tidak berhasil mengembalikan kesadarannya. Paramedis memastikan kematian Navalny, dan penyebab kematiannya sedang diselidiki.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa lembaga pemasyarakatan Rusia telah melakukan pemeriksaan terkait kematian Navalny, tetapi tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai masalah tersebut. Kantor berita negara TASS melaporkan bahwa Presiden Vladimir Putin telah diberitahu tentang kematian Navalny.
Navalny adalah salah satu pengkritik paling vokal dan gigih terhadap Putin. Dia ditahan di penjara Arktik sebagai bagian dari hukuman 19 tahun di bawah “rezim khusus”. Dalam video yang dirilis pada Januari, Navalny terlihat kurus dengan kepala dicukur.
Navalny telah menjadi tokoh sentral dalam aksi protes di Rusia sejak awal 2010-an, memimpin kampanye melawan korupsi pemerintah dan menuntut penyelidikan terhadap elit politik Rusia, termasuk Putin. Dia juga menarik perhatian internasional setelah diduga diracuni dengan bahan kimia novichok oleh dinas keamanan Rusia pada tahun 2020.
Meskipun menghadapi tekanan politik dan hukuman penjara, Navalny terus menjadi sumber perlawanan terhadap pemerintahan Putin. Dia tetap mengungkapkan kecurangan dan korupsi dalam lingkaran kekuasaan Rusia, dan menjadi simbol perlawanan terhadap rezim otoriter di negara tersebut.
Kematian Navalny menimbulkan keprihatinan di tingkat internasional dan menyoroti masalah hak asasi manusia di Rusia. Para pendukungnya menuntut penyelidikan independen terhadap penyebab kematian Navalny, sementara pemerintah Rusia mengklaim bahwa mereka telah melakukan semua pemeriksaan yang diperlukan.
Dengan kepergiannya, Navalny meninggalkan warisan perlawanan dan perjuangan melawan tirani politik di Rusia, sementara juga menyoroti ketidakstabilan politik yang terus mengguncang negara tersebut.
(FZ/011)
TAPANULI SELATAN Anggaran sebesar Rp 428 juta untuk pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tiga mantan pejabat Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Belawan atas dugaan korupsi retribus
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBRANA, BALI Dugaan perambahan hutan tanpa izin kembali mencuat di kawasan Hutan Pendem, Kabupaten Jembrana. Aktivitas pembukaan lahan
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan reputasi Pulau Dewata sebagai destinasi wisata dunia. Dal
PEMERINTAHAN
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependud
PEMERINTAHAN
SULAWESI UTARA Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan komitmen penuh Kejaksaan RI terhadap program strategis nasional saat melakukan kunj
PEMERINTAHAN
MEDAN Mantan Kepala SMKN 1 Pancur Batu, Tukimin, divonis 17 bulan penjara atas kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap 923 kasus narkotika dan menangkap 1.118 tersangka sepanjang Januari hingga 22 Februari 202
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB Kota Medan) bersama MajelisMajelis Agama Kota Medan menyatakan dukungan terhadap Surat Edaran
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim piatu di Hall Dewan Pers,
NASIONAL