BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

Gencatan Senjata Israel-Hamas Resmi Diperpanjang 2 Hari

BITVonline.com - Rabu, 29 November 2023 03:35 WIB
Gencatan Senjata Israel-Hamas Resmi Diperpanjang 2 Hari
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PALESTINA – Gencatan senjata antara pasukan Israel dan kelompok Hamas telah resmi diperpanjang selama dua hari, dimulai dari Selasa (28/11) waktu setempat. Militer Israel mengonfirmasi pembebasan 11 sandera, termasuk tiga warga Prancis, dua warga Jerman, dan enam warga Argentina. Qatar melaporkan bahwa para sandera tersebut telah tiba di wilayah Israel.

 

Hamas juga mengumumkan penerimaan daftar nama 33 warga Palestina yang akan dibebaskan dari penjara Israel selama perpanjangan gencatan senjata. Kesepakatan awal mencakup penambahan satu hari gencatan senjata untuk setiap 10 sandera yang dibebaskan oleh Hamas, sehingga selama dua hari tambahan ini, diperkirakan sekitar 20 sandera akan dibebaskan dari Gaza. Israel juga setuju untuk membebaskan tiga kali lipat jumlah tahanan Palestina dari penjara mereka, yang berarti sekitar 60 warga Palestina akan dibebaskan.

Baca Juga:

https://youtu.be/A_DOLfSYI40?si=cCgG2nAFsOMq8UVW

Sejak Minggu (26/11), Hamas telah melepaskan 58 sandera dari Gaza, sementara Israel membebaskan 117 tahanan Palestina dari penjara-penjara mereka. Gencatan senjata ini merupakan jeda pertama sejak lebih dari tujuh pekan agresi Israel atas Palestina. Selama konflik tersebut, pemerintah di Gaza melaporkan lebih dari 15 ribu warga tewas, dengan lebih dari separuh korban adalah perempuan dan anak-anak.

Baca Juga:

 

Kesepakatan pekan lalu, yang mencakup klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa mereka akan “kembali dengan,” menandai langkah awal menuju perdamaian dan mengakhiri fase eskalasi konflik di kawasan tersebut.

(Ayu lestari) 

0 komentar
beritaTerkait
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
Amir Hamzah: Prabowo Berisiko Terjebak Skema Politik Geng Solo, Mirip Skenario Jatuhnya Orde Baru 1998
Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Tapanuli Selatan, Kuasa Hukum Percaya Polres Tapsel Akan Bertindak Tegas
Ormas Islam Siap Sinergi dengan Prabowo untuk Ajak Warga Tenang dan Jaga Kondusifitas Pasca-Kericuhan
Arus Lalu Lintas di Kawasan Polda Metro Jaya Kembali Lancar Pasca Demonstrasi BEM UI dan BEM SI
TikTok Hentikan Fitur Live di Indonesia Terkait Kondisi Keamanan Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru