BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Dukungan AS kepada Israel Terus Berlanjut dengan Pengiriman Senjata Tambahan di Tahun 2025

BITVonline.com - Sabtu, 04 Januari 2025 11:13 WIB
Dukungan AS kepada Israel Terus Berlanjut dengan Pengiriman Senjata Tambahan di Tahun 2025
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

AMERIKA SERIKAT – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengumumkan rencana untuk memberikan tambahan senjata senilai 8 miliar dollar AS kepada Israel meskipun tengah menghadapi kritik internasional. Langkah ini dilakukan di tengah konflik yang berlangsung di Gaza, yang telah memicu protes global yang mendesak agar AS memberlakukan embargo senjata terhadap Israel. Meskipun adanya tekanan dari komunitas internasional, kebijakan AS tetap konsisten dalam memberikan dukungan kepada Israel selama berlangsungnya serangan di Gaza.

Pada Agustus 2024, AS juga telah menyetujui penjualan jet tempur dan peralatan militer senilai 20 miliar dollar AS kepada Israel. Menurut Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI), AS menyuplai sekitar 69 persen dari impor senjata konvensional utama Israel antara 2019 dan 2023. Selain itu, AS juga memberikan bantuan militer tahunan sebesar 38 miliar dollar AS kepada Israel berdasarkan perjanjian 10 tahun.

Bantuan ini bertujuan untuk menjaga keunggulan militer Israel atas negara-negara tetangga. Sebagian besar dana bantuan tersebut, sekitar 500 juta dollar AS per tahun, digunakan untuk program pertahanan rudal, termasuk sistem-sistem penting seperti Iron Dome, Arrow, dan David’s Sling. Sistem-sistem ini berperan penting dalam melindungi Israel dari serangan roket dan pesawat nirawak yang diluncurkan oleh kelompok bersenjata Palestina di Gaza, serta kelompok-kelompok yang didukung oleh Iran di wilayah Timur Tengah.

Setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, Presiden Biden mengumumkan bahwa AS akan memberikan bantuan militer tambahan kepada Israel. SIPRI melaporkan bahwa AS dengan cepat mengirimkan ribuan bom berpemandu dan rudal ke Israel pada akhir tahun 2023. Meskipun volume impor senjata Israel dari AS pada tahun tersebut hampir setara dengan tahun sebelumnya, AS tetap berkomitmen untuk memperkuat pertahanan Israel.

Israel juga menjadi lokasi bagi depot senjata besar yang didirikan oleh AS sejak 1984. Depot ini tidak hanya untuk menyediakan persediaan bagi pasukan AS jika terjadi konflik regional, tetapi juga memberikan akses cepat bagi Israel ke senjata dalam keadaan darurat. Selain itu, Pentagon juga telah mengirimkan sekitar 300.000 peluru artileri 155mm dari War Reserve Stockpile Ammunition ke Ukraina pasca invasi Rusia, dan amunisi dari depot ini turut disalurkan ke Israel sejak dimulainya perang Gaza.

(CHRISTIE)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru