Prabowo Hadiri Munas NU di Bangkalan Usai Resmikan Jalan Daerah di Jawa Timur
BANGKALAN Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul
NASIONAL
BANDUNG –Bea Cukai Bandung bersama dengan pemerintah daerah (pemda) setempat melaksanakan pemusnahan barang hasil penindakan ilegal berupa rokok dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA/miras) di halaman kantor Bea Cukai Bandung, Jumat (20/12/2024). Pemusnahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk menegakkan hukum dan menjaga ketertiban pasar.
Barang yang dimusnahkan tersebut adalah hasil penindakan yang dilakukan selama periode Juli hingga September 2024, dengan total 60 penindakan yang tercatat dalam Surat Bukti Penindakan (SBP). Rincian barang yang dimusnahkan meliputi 6.938.679 batang rokok ilegal dan 326,3 liter MMEA ilegal yang setara dengan sekitar 400 botol.
“Pemusnahan ini merupakan wujud komitmen Bea Cukai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk melindungi masyarakat, industri, dan perdagangan dalam negeri, sekaligus mengamankan penerimaan negara. Kami akan terus mengedepankan sinergi antarinstansi terkait,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Bandung, Budi Santoso, dalam kesempatan tersebut.
Pemusnahan barang ilegal tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk hasil penindakan di perusahaan jasa titipan/ekspedisi (PJT) sebanyak 15 SBP, hasil Operasi Bersama Satpol PP sebanyak 38 SBP, dan dari Sarana Pengangkut atau rumah tinggal sebanyak 7 SBP.
Budi Santoso juga menyampaikan bahwa koordinasi yang terjalin dengan pemerintah daerah dan instansi terkait sangat penting dalam mendukung upaya ini. “Semoga dengan adanya sinergi yang baik antara Bea Cukai, pemda, dan instansi pendukung lainnya, penegakan hukum di bidang cukai ini dapat terus ditingkatkan untuk kepentingan bangsa,” ujarnya.
Dengan pemusnahan barang ilegal ini, Bea Cukai Bandung berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat. Sebagai bagian dari tugasnya, Bea Cukai juga berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan industri dalam negeri dan menekan peredaran barang ilegal yang dapat menurunkan pendapatan negara.
Pemusnahan barang ilegal ini juga menjadi bentuk upaya nyata Bea Cukai dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan menegakkan keadilan ekonomi di Indonesia.
(N/014)
BANGKALAN Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu seorang buronan kasus narkotika jaringan Sumatera Uta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilay
NASIONAL
JAKARTA Istana Kepresidenan akan menelusuri dugaan adanya pemberian uang kepada mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) usai melakukan ak
NASIONAL
JAKARTA Kasus dugaan fitnah ijazah palsu yang menyeret nama Presiden ke7 RI Joko Widodo akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Ja
POLITIK
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menanggapi keputusan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang tidak menahan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma
POLITIK
JAKARTA Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Muhammad Abdimaludin mengakui menerima uang sebesar Rp 20 juta usai aksi demonst
NASIONAL
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Bank Aceh Syariah untuk periode 202
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesi
NASIONAL
JAKARTA Rekaman wawancara Ketua BEM FH Universitas Bung Karno Muhammad Abdi Maludin kembali viral di media sosial. Dalam rekaman tersebu
NASIONAL