Ribuan Hektare Sawah Rusak di Aceh Mulai Pulih, Rehabilitasi Capai 14.799 Hektare
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
KALIMANTAN TIMUR -Lonjakan harga bahan pokok terjadi di Kalimantan Timur, terutama di Kabupaten Berau, seiring dengan datangnya bulan Ramadhan.
Salah satu komoditas yang mencatatkan kenaikan signifikan adalah harga cabai, yang mencapai Rp 300.000 per kilogram pada awal bulan suci ini.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas'ud, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat terus memantau perkembangan harga pangan di seluruh wilayah, termasuk melalui Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).
"Berkaitan dengan inflasi, Mendagri selalu mengontrol semua, termasuk harga sembako seperti beras dan cabai. Semua dikontrol ketat dan kita bersama-sama mencari solusinya," ujar Rudi di kediamannya, Jumat malam (7/3/2025).
Menurut Gubernur, lonjakan harga ini terjadi karena peningkatan permintaan masyarakat yang tinggi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
"Saat ini kita sedang menghadapi 'rafi', yaitu Ramadhan dan Idul Fitri. Semua sembako diburu masyarakat," tambahnya.
Pemerintah, lanjut Rudi, telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas harga, termasuk memastikan kelancaran pasokan bahan pokok serta memperlancar distribusi.
Salah satu langkah yang disebutkan adalah subsidi biaya transportasi untuk menekan harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
"Kalau perlu, ongkos angkut kita subsidi agar harga tetap stabil," tegas Rudi.
Namun, di pasar tradisional, seperti Pasar Sanggam Adji Dilayas, sejumlah pedagang mengungkapkan kesulitan dalam mendapatkan stok cabai dengan harga yang terjangkau.
Salah satunya adalah Yuli, seorang pedagang di pasar tersebut.
"Iya kemarin sempat naik sampai 300.000, pedagang lain juga jual harga sama, tapi sekarang cabe rawit sudah masuk 130.000 lagi. Jadi kemarin itu sempat pembeli banyak ngeluh sama saya," ungkap Yuli pada Sabtu (8/3/2025).
Meskipun harga cabai mulai turun, namun kenaikan harga sembako lainnya, khususnya menjelang Idul Fitri, diharapkan tidak semakin membebani masyarakat.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar harga bahan pokok tetap terkendali dan tidak semakin memberatkan konsumen.
(km/a)
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA
MEDAN Ratusan mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin (22/6/2026
PERISTIWA