Hari Cuci Tangan Sedunia, TP PKK Medan Tekankan Pentingnya Hidup Bersih Sejak Anak-anak
MEDAN Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kota Medan, Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap, mengajak anakanak membiasakan perilaku hidup bersih da
NASIONAL
JAWA TIMUR -Aksi dermawan Haji Sulaiman, seorang pengusaha di Malang, Jawa Timur, baru-baru ini mencuri perhatian publik.
Selama bulan Ramadan 2024, Haji Sulaiman membagikan uang tunai sebesar Rp20.000 kepada ribuan jemaah yang hadir untuk melaksanakan shalat tarawih di Masjid Al-Ilyas, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Aksi ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, yang datang dari berbagai wilayah Kabupaten Malang.
Tak hanya warga sekitar, ribuan jemaah bahkan meluber hingga ke trotoar sepanjang 500 meter di jalan nasional Malang-Lumajang.
Arus lalu lintas pun dijaga ketat oleh pihak kepolisian, TNI, serta ormas Banser NU untuk menjaga keamanan dan kelancaran.
Setiap jemaah yang hadir, tanpa terkecuali, mendapat uang tunai sebesar Rp20.000 usai shalat tarawih.
Tak heran jika banyak orang dari luar daerah pun ikut meramaikan masjid tersebut untuk mendapatkan rezeki yang dibagikan Haji Sulaiman.
Menurut Alfan, salah satu jemaah asal Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, "Iya, shalat di sini dapat uang Rp20.000 per orang," ungkapnya saat ditemui usai shalat tarawih.
Aksi bagi-bagi uang ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Haji Sulaiman.
Sebelumnya, pria yang dikenal sebagai pemilik CV Sayap Mas Nusantara ini juga telah memberikan bantuan zakat sebesar Rp100 juta kepada Baznas Kabupaten Malang dan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti jalan sehat dengan hadiah utama yang menarik.
Selain dikenal sebagai dermawan, Haji Sulaiman juga aktif dalam dunia usaha.
Sebagai pemilik CV Sayap Mas Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur rokok, dia mengelola pabrik dengan 1.500 karyawan yang mayoritas adalah perempuan.
Pabrik ini beroperasi di kawasan Malang dan mampu memproduksi ratusan ribu batang rokok per hari.
Sulaiman, yang juga sering disambangi pejabat seperti Bupati Malang dan Ketua DPD RI, menyatakan bahwa perhatian pemerintah sangat penting untuk mendorong perkembangan industri, terutama di masa pandemi.
"Pabrik kami tetap beroperasi meskipun ada penurunan pengiriman akibat pembatasan selama pandemi, namun kami tetap menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan," ujar Haji Sulaiman dalam salah satu kesempatan.
Dengan segala kebaikan dan dedikasinya terhadap masyarakat, Haji Sulaiman telah menjadi figur yang tidak hanya sukses dalam dunia bisnis, tetapi juga dicintai dan dihormati oleh masyarakat sekitar.
(tb/a)
MEDAN Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kota Medan, Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap, mengajak anakanak membiasakan perilaku hidup bersih da
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menemukan sejumlah kendaraan dinas Pemerintah Kota Medan belum membayar pajak. Sebagian k
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemilik Travel Haji dan Umrah Maslahatul Ummah Internasional, Syihabul Mutaqin, mengungkap percakapan WhatsApp dengan mantan sta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid unt
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Akademisi sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung menilai koperasi dapat menjadi gerakan ekonomi
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 20
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan atas gugatan perselisihan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan praktik joki untuk mengerjakan tugas akhir atau skripsi di sejumlah perguruan tingg
PENDIDIKAN
JAKARTA Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie membantah klaim Denny Indrayana yang menyebut Gibran R
POLITIK
BINJAI Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Binjai, Senin, 5 Oktober 2026. Mereka mendesak Pemerintah K
NASIONAL