BREAKING NEWS
Jumat, 24 April 2026

Revisi UU TNI Bisa Ancaman Demokrasi, Kata Peneliti

Adelia Syafitri - Jumat, 14 Maret 2025 14:50 WIB
Revisi UU TNI Bisa Ancaman Demokrasi, Kata Peneliti
TNI.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Mekanisme pembentukan undang-undang tidak boleh disalahgunakan untuk manuver politik tertentu. Dalih revisi RUU TNI untuk memberikan kepastian hukum tidak dapat dibenarkan," katanya.

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap demokrasi, Christina mendorong agar wacana tersebut tidak dilanjutkan dan seluruh lapisan masyarakat diingatkan untuk senantiasa menjaga muruah demokrasi.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebelumnya menegaskan komitmen TNI untuk mengedepankan prinsip supremasi sipil dalam pembahasan revisi UU TNI.

"TNI berkomitmen untuk menjaga keseimbangan peran militer dan otoritas sipil dengan tetap mempertahankan prinsip supremasi sipil serta profesionalisme militer," kata Agus di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (13/3).

Dalam pandangannya, TNI memandang supremasi sipil sebagai elemen fundamental negara demokrasi yang harus dijaga dengan memastikan adanya pemisahan yang jelas antara peran militer dan sipil dalam pemerintahan.

(at/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Pemekaran atau Perluasan Beban?

Pemekaran atau Perluasan Beban?

Oleh Krisna.SUDAH terlalu lama pemekaran daerah dijual sebagai janji kesejahteraan. Narasinya indah, mudah dipercaya, dan terus diulang sej

OPINI