Pemprov Sumut Turun Tangan Selesaikan Konflik Plasma Sawit Madina, Libatkan Semua Pihak
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya memperkuat mediasi dalam penyelesaian konflik kemitraan
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini melantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) RI untuk berbagai negara.
Prosesi pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 25/P dan 40/P Tahun 2025 yang ditetapkan pada 17 Februari 2025 dan 21 Maret 2025.
Para dubes yang dilantik akan bertugas mewakili Indonesia di berbagai negara di seluruh dunia, memperkuat hubungan diplomatik dan kerjasama internasional.
Presiden Prabowo dalam sambutannya menyatakan, "Saya mengucapkan selamat kepada para duta besar yang baru saja dilantik. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh amanah, menjaga kepentingan bangsa dan negara di luar negeri."
Setelah pembacaan sumpah jabatan oleh Presiden, sejumlah pejabat turut hadir memberikan dukungan, antara lain Menteri Luar Negeri, Menteri Sekretaris Negara, serta beberapa Menteri Koordinator.
Berikut daftar lengkap nama-nama Duta Besar LBBP yang baru dilantik:
Penny Dewi Herasati – Duta Besar untuk Hungaria
Siti Ruhaini Dzuhayatin – Duta Besar untuk Uzbekistan, merangkap Kyrgyzstan
Dicky Komar – Duta Besar untuk Lebanon
Agus Priyono – Duta Besar untuk Suriname, merangkap Guyana
Andreano Erwin – Duta Besar untuk Serbia, merangkap Montenegro
Hersindaru Arwityo Ibnu Wiwoho Wahyutomo – Duta Besar untuk Finlandia, merangkap Estonia
Yayan Ganda Hayat Mulyana – Duta Besar untuk Swedia, merangkap Latvia
Fikry Cassidy – Duta Besar untuk Venezuela, merangkap beberapa negara Karibia
Hendra Halim – Duta Besar untuk Panama, merangkap beberapa negara Amerika Tengah
Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji – Duta Besar untuk Kenya, merangkap beberapa negara Afrika
Selain itu, masih banyak nama lainnya yang diangkat untuk tugas strategis di kawasan dan negara yang berbeda, termasuk Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika.
Dalam pelantikan kali ini, Presiden Prabowo menekankan pentingnya diplomasi yang aktif dan produktif untuk memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional.
Ia juga mengingatkan para dubes agar senantiasa menjaga integritas dan memajukan kepentingan nasional.
Dengan pelantikan ini, diharapkan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara mitra dapat lebih berkembang, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas untuk kemajuan bangsa.
(kp/n14)
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya memperkuat mediasi dalam penyelesaian konflik kemitraan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana Kepresidenan memastikan pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangun
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengingatkan para lulusan baru
PENDIDIKAN
CILACAP Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi meluncurkan prog
NASIONAL
JAKARTA Babak 32 besar Piala Dunia 2026 resmi dimulai setelah seluruh pertandingan fase grup berakhir. Sebanyak 32 tim terbaik dari berba
OLAHRAGA
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (29/6/2026). Mata uang Garuda terap
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan peringatan Hari Ulan
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Republik Indonesia yang akan digunakan dalam seluruh rangkaian per
NASIONAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk memperkuat kesi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman RI menyatakan siap melakukan investigasi atas prakarsa sendiri (ownmotion investigation) apabila ditemukan dugaan mala
NASIONAL