BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis, Klaim Hemat Anggaran Rp 5 Triliun
JAKARTA Kepala Dadan Hindayana menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mampu menghemat anggaran hingga sekitar Rp 5 triliun melalui p
NASIONAL
MEDAN – Gelombang massa unjuk rasa yang menolak Undang-Undang TNI di depan Gedung DPRD Sumatra Utara (Sumut) pada Kamis (27/3/2025) berakhir ricuh.
Aksi yang diikuti oleh mahasiswa dan buruh dari kelompok Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumut ini memanas setelah terjadi aksi saling dorong antara massa aksi dan aparat kepolisian.
Kericuhan pecah saat massa aksi mendesak anggota DPRD Sumut untuk keluar dari kantor mereka. Namun, ketegangan meningkat setelah aparat kepolisian menarik salah seorang massa dari barisan.
Tindakan tersebut memicu reaksi dari massa lainnya yang mencoba menyelamatkan teman mereka, hingga akhirnya terjadi bentrok dengan aparat.
"Awalnya kami aksi damai, meminta DPRD keluar. Tapi tiba-tiba ada polisi yang menarik salah satu massa dari barisan. Di situ massa lain mencoba menyelamatkan, hingga akhirnya terjadi kericuhan," kata Ady Yoga Kemit, Staf Advokasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut.
KontraS Sumut mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap massa aksi. Ady menyatakan bahwa tindakan polisi yang menarik paksa massa dinilai telah melanggar prosedur penanganan demonstrasi.
Menurutnya, saat kejadian, massa tidak melakukan provokasi atau perlawanan terhadap polisi.
"Kami mengecam dan menyayangkan tindakan kekerasan ini. Polisi seharusnya memberikan pengamanan, bukan malah menjadi pemicu kericuhan. Massa tidak ada yang melakukan provokasi," kata Ady.
Akibat kericuhan, beberapa peserta aksi mengalami luka-luka. Seorang pria dilaporkan mengalami luka di bagian dekat tulang rusuk akibat pemukulan, sementara massa perempuan juga menjadi korban kekerasan.
Salah satu perempuan, Lusti, mengatakan ada dua perempuan yang menjadi korban, dengan salah satunya diduga dipukul dan ditendang di bagian perut.
"Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi ke rumah rakyat, tetapi tidak disambut positif. Tidak ada anggota DPRD yang turun menemui kami, malah kami mendapat aksi kekerasan," ujar Lusti.
Hingga saat ini, massa masih bertahan di depan Gedung DPRD Sumut meski terjadi jeda beberapa saat untuk beristirahat. Di tengah ketegangan, seorang polisi yang duduk di samping wartawan mengungkapkan bahwa Kapolsek juga sempat terinjak-injak saat pengamanan berlangsung.
JAKARTA Kepala Dadan Hindayana menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mampu menghemat anggaran hingga sekitar Rp 5 triliun melalui p
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Bupati Gus Irawan Pasaribu menggelar buka puasa bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertika
PEMERINTAHAN
MEDAN Yayasan Konsumen Indonesia (YKI) Sumatera Utara menyatakan siap menampung pengaduan dan mendampingi konsumen Citraland yang merasa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Kesehatan Kemenkes RI memastikan biaya perawatan Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, akan digratiskan di Rumah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menembus level 10.000 pada tahun 2026,
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh menetapkan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026.Wakil Ketua
NASIONAL
BATU BARA, 16 Maret 2026 Kepala Desa Bogak, Fazzary Akbar, SE, menghadiri rapat koordinasi terkait maraknya aksi tawuran remaja di wilay
NASIONAL
BINJAI Abd Kadafi Pane terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Binjai untuk masa bakti 202
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan harga bahan kebutuhan pokok di Medan masih relatif stabil menjelang Hari Ray
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh menjelang Hari Raya Idulfit
NASIONAL