Medan, Sumatera Utara – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan pesan penting kepada para pemudik yang akan merayakan Idulfitri 1446 H/2025 M agar selalu berhati-hati di jalan, menjaga kesehatan, dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat.
Pesan ini disampaikan saat Bobby Nasution melepas keberangkatan 636 peserta Program Mudik BarengPemprov Sumut yang berkolaborasi dengan PT KAI Divre I Sumut di halaman Stasiun Kereta Api Medan, Kamis (27/3/2025).
Program Mudik Bareng yang dilaksanakan Pemprov Sumut pada tahun ini memfasilitasi 10.833 orang pemudik dengan tiga moda transportasi utama: bus, kereta api, dan kapal laut. Sebanyak 2.760 seat bus, 7.073 seat kereta api, dan 1.000 seat kapal laut disiapkan untuk keberangkatan, termasuk pengangkutan 480 unit sepeda motor menggunakan gerbong khusus kereta api.
"Program ini menjadi solusi bagi pemudik untuk pulang kampung dengan lebih aman, nyaman, dan bebas biaya.
Dengan menggunakan transportasi umum, kami berharap angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan," ujar Gubernur Bobby Nasution.
Selain itu, Gubernur Bobby juga menggagas program mudik dengan tiga moda transportasi untuk mengakomodasi permintaan pemudik, baik dari dalam maupun luar Sumut.
"Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan kami berupaya memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin mudik," tambahnya.
Fasilitas Arus Balik Gratis untuk Pemudik
Tak hanya keberangkatan, Pemprov Sumut juga menyediakan fasilitas arus balik gratis untuk pemudik. Pemudik dapat kembali ke Medan dengan nyaman menggunakan bus, kereta api, dan kapal laut.
"Kami memfasilitasi kepulangan mereka agar perjalanan pulang kembali lancar dan aman," ungkap Bobby Nasution.
Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus Panjaitan, menambahkan bahwa program mudik gratis ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan sepeda motor yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas.
"Kami ingin masyarakat beralih ke transportasi umum, yang lebih aman dan tertata," ujar Agustinus.
Data Kecelakaan Lalu Lintas Selama Mudik
Data kepolisian menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi ancaman utama saat mudik. Sepanjang 2024, di Sumatera Utara tercatat 1.813 korban jiwa, dengan hampir 80% di antaranya adalah pengendara sepeda motor.
"Angka kecelakaan ini menjadi alasan kami untuk menggalakkan penggunaan transportasi umum, terutama selama mudik Lebaran," tambah Agustinus.
Apresiasi Masyarakat Terhadap Program Mudik Gratis
Program Mudik Gratis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama mahasiswa dan pekerja. Salah satunya adalah Novia Putri Ramadhana (20), mahasiswi Biologi Unimed, yang mengatakan, "Program ini sangat membantu.
Biaya mudik biasanya sangat mahal, tetapi sekarang pemerintah menanggung semuanya." Hal serupa disampaikan oleh Julia Hutajulu (18), mahasiswi Politeknik LP3I Medan, yang merasa lebih nyaman dan hemat dengan menggunakan kereta api.
Pelepasan para pemudik juga disaksikan oleh Wakil Gubernur Sumut, H. Surya, Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus, dan sejumlah pejabat lainnya.
(op/n14)
Editor
:
Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution Lepas Keberangkatan 636 Peserta Mudik Bareng Pemprov Sumut, Ingatkan Pemudik untuk Tetap Waspada di Jalan