Akrobat Politik KPK di Sumut Menyasar Ondim!
OlehSutrisno PangaribuanKOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar akrobat politik dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT)
OPINI
JAKARTA -Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) merespons rentetan bentrokan maut yang mewarnai gelaran Pilkada di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan.
Konflik antarpendukung pasangan calon (paslon) tersebut telah menelan korban jiwa dan luka dalam jumlah besar.
Komisioner KPU RI Idham Holik menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga situasi sosial tetap kondusif, terutama di tengah proses penyelesaian sengketa hasil pemilihan yang tengah berlangsung.
"Kesadaran untuk menjaga situasi sosial kondusif demi terwujudnya keamanan dan mematuhi proses dan putusan hukum adalah kuncinya," ujar Idham kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025).
KPU Kabupaten Puncak Jaya disebut masih terus menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk Mahkamah Konstitusi (MK), terkait permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) yang diajukan oleh pihak tertentu.
"KPU Kabupaten Puncak Jaya sudah berkomunikasi dan menginformasikan kepada stakeholders bahwa saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut terkait permohonan PHP di MK," lanjut Idham.
Sementara itu, kondisi di lapangan masih memanas.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menyatakan bahwa bentrokan terjadi antara dua kubu pendukung paslon: nomor urut 1, Yuni Wonda-Mus Kogoya, dan paslon nomor urut 2, Miren Kogoya-Mendi Wonerengga.
Konflik tersebut berlangsung sejak 27 November 2024 hingga 4 April 2025, menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia dan 653 orang mengalami luka-luka, sebagian besar akibat terkena senjata tajam dan panah.
"Rinciannya, 423 orang merupakan pendukung Paslon 01, sementara 230 lainnya berasal dari kubu Paslon 02," terang Brigjen Faizal.
Pihak kepolisian juga menyebut kelompok kriminal bersenjata (KKB) turut memanfaatkan situasi konflik ini untuk memperkeruh keadaan, sehingga pengamanan dan pendekatan persuasif terus ditingkatkan di wilayah tersebut.
OlehSutrisno PangaribuanKOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar akrobat politik dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT)
OPINI
MEDAN Aliansi Solidaritas Driver Medan (ASDM) menolak keras wacana yang mengusulkan pengemudi ojek daring (ojol) dikategorikan sebagai p
NASIONAL
JAKARTA Safari politik Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan berlanjut ke Jawa Tengah setelah rangkaian kunjungan ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan safari politik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) usai berkunjung ke Lampung
POLITIK
JAKARTA Babak 32 besar Piala Dunia 2026 resmi berakhir pada Sabtu (4/7/2026) siang WIB. Sebanyak 16 tim kini dipastikan melaju ke babak
OLAHRAGA
KANSAS CITY Timnas Kolombia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Ghana dengan skor tipis 10 pada l
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa Indonesia berpotensi kehilangan satusatunya es abadi
PERISTIWA
JAKARTA Usulan menaikkan penghasilan kepala daerah kembali menjadi perbincangan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Ope
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Tanjung Verde (Cabo Verde) memang harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 23 dari Argentin
OLAHRAGA
JAKARTA Kabar gembira bagi para pemain FC Mobile. EA Sports kembali membagikan sederet kode redeem FC Mobile terbaru yang dapat diklaim
ENTERTAINMENT