Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
BITVONLINE.COM -Kepemilikan rumah kini menjadi salah satu topik hangat yang banyak diperbincangkan di media sosial, terutama di kalangan generasi milenial dan Z.
Banyak dari mereka yang menganggap rumah sebagai simbol stabilitas sosial dan investasi jangka panjang.
Untuk memperoleh rumah impian, salah satu solusi yang sering dipilih adalah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
KPR memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah tanpa harus mengeluarkan uang tunai dalam jumlah besar.
Dengan hanya membayar uang muka (down payment/DP), masyarakat bisa langsung memiliki rumah dan melakukan pembayaran secara cicilan kepada bank dalam jangka waktu tertentu.
Namun, meskipun terlihat menguntungkan, banyak generasi muda yang merasa bingung dan khawatir tentang besaran cicilan dan total biaya yang harus mereka bayar.
Melalui akun media sosial, banyak generasi milenial dan Z yang mengungkapkan kegelisahan mereka terkait sistem KPR.
Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh pengguna Twitter @tanyfes yang mengatakan, "KPR seserem itu kah guys? Maaf sender 25 dan baru kerja 3 taun, baru mau belajar hal beginian :((," serta @erd yang menyatakan, "Gak KPR, nanti rumah gak kebeli... Pake KPR, rumah kebeli. TAPIII pas ditotal kok jauh lebih mahal dari harga asli rumahnye..."
Dalam menjawab keresahan ini, Bhima Yudhistira, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), memberikan penjelasan mengenai beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum memilih KPR sebagai solusi membeli rumah.
Bhima mengingatkan pentingnya membedakan jenis suku bunga KPR, yakni fixed rate dan floating rate.
Suku bunga fixed rate memberikan tingkat bunga tetap selama masa cicilan, sedangkan floating rate mengikuti fluktuasi pasar yang bisa saja naik dua kali lipat.
Selain itu, Bhima juga menekankan pentingnya memperhatikan biaya provisi, biaya asuransi, serta track record dari lembaga pembiayaan yang digunakan.
Keterlambatan pembayaran juga harus diperhatikan dengan seksama, agar tidak menambah beban finansial atau berisiko pada penyitaan rumah.
Dalam beberapa kasus, Bhima menyarankan untuk mempertimbangkan opsi lain, seperti menabung untuk membeli tanah dan membangun rumah secara bertahap, daripada terburu-buru mengambil KPR yang bisa menyebabkan tekanan finansial.
Sebagai alternatif, jika Anda belum siap secara finansial, Bhima mengingatkan untuk tidak merasa malu tinggal dengan orang tua sambil menabung.
Hal ini dapat mengurangi beban biaya bulanan dan memberikan waktu lebih banyak untuk merencanakan keuangan dengan matang.*
(km/a008)
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI