Jangan Sepelekan Mata Kabur, Bisa Jadi Tanda Tumor Otak!
JAKARTA Gangguan penglihatan sering kali dianggap sebagai masalah pada mata yang dapat diatasi dengan mengganti kacamata, menggunakan ob
KESEHATAN
BATU BARA — Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Peduli Penegakan Hukum akan menggelar aksi unjuk rasa di wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 24 April 2025.
Aksi tersebut bertujuan untuk mendesak aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus dugaan pencabulan anak yang diduga melibatkan seorang pegawai PT Inalum berinisial TTBP.
Dalam surat pemberitahuan yang disampaikan kepada Kapolda Sumatera Utara, disebutkan bahwa massa aksi akan memulai kegiatan di depan Kantor PT Inalum, Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, sekitar pukul 10.00 WIB.
Setelah itu, massa akan bergerak menuju Bidang Propam Polda Sumut melalui jalur tol, untuk melanjutkan aksi penyampaian aspirasi.
Diperkirakan sekitar 100 orang akan terlibat dalam aksi tersebut.
Mereka akan membawa perlengkapan aksi seperti mobil komando, spanduk, bendera, dan atribut lainnya sebagai bentuk penyampaian tuntutan mereka.
Dalam aksinya, Aliansi Peduli Penegakan Hukum menyampaikan beberapa tuntutan utama, di antaranya mendesak aparat penegak hukum segera menangkap TTBP, mempercepat proses hukum secara transparan, serta meminta perhatian khusus dari Kapolda Sumatera Utara terhadap penanganan kasus ini.
Mereka juga menuntut Bid Propam Polda Sumut untuk memeriksa kinerja jajaran Polres Batu Bara, termasuk mengevaluasi Kapolres Batu Bara dan Dewan Direksi PT Inalum.
"Kami meminta agar proses hukum terhadap TTBP ditangani dengan serius, profesional, dan tanpa intervensi. Tidak boleh ada upaya untuk mengaburkan hukum hanya karena pelaku berasal dari lingkungan BUMN," tegas Saharuddin Abbas Rambe, penanggung jawab aksi, dalam keterangannya.
Aksi ini akan melibatkan sejumlah organisasi masyarakat, antara lain Komunitas Sedekah Jumat (KSJ), Presidium Rakyat Membangun Peradaban, Masyarakat Garuda Sumatera Utara (MARGA-SU), Mandiri, Yayasan Generasi Nusantara, Jaringan Relawan Pendukung Indonesia Maju (JARPIM), serta Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (GEBRAK).
Selain kepada Kapolda Sumut, surat pemberitahuan aksi ini juga telah ditembuskan kepada Komisi III, VI, dan VIII DPR RI, Menteri BUMN, serta jajaran manajemen PT Inalum, sebagai bentuk tekanan moral dan pengawalan publik terhadap kasus tersebut.*
JAKARTA Gangguan penglihatan sering kali dianggap sebagai masalah pada mata yang dapat diatasi dengan mengganti kacamata, menggunakan ob
KESEHATAN
JAKARTA Harga minyak dunia mencatat penurunan tajam sepanjang pekan ini. Meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah membuat
EKONOMI
BANDUNG Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menunjuk sembilan jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan kasus Taufik Hidayat, tersa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menilai anggapan yang menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) s
POLITIK
JAKARTA Penyanyi Nadhif Basalamah mengungkapkan dirinya menjadi korban pelecehan seksual secara daring melalui media sosial X dan TikTok
ENTERTAINMENT
JAKARTA Sejumlah bahan pangan strategis mengalami perubahan harga pada perdagangan Minggu (28/6/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat ekspor minyak sawit Indonesia ke Uni Eropa masih menunjukkan tren positif pada awal
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU Video yang menarasikan satu kompi anggota TNI diduga membawa kabur 16 ekor lembu milik seorang janda di Kabupaten Labuhanbat
PERISTIWA
SERDANG BEDAGAI Upaya Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) untuk memediasi konflik agraria antara masyarakat yang mengatasnamak
PERISTIWA
JAKARTA Google kembali menghadirkan aplikasi Google Finance setelah sebelumnya sempat dihentikan pada 2015. Peluncuran ini dilakukan ber
SAINS DAN TEKNOLOGI