BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Beberpa Wilayah di Sumatera Utara, Potensi Banjir dan Longsor

- Minggu, 27 April 2025 14:54 WIB
Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Beberpa Wilayah di Sumatera Utara, Potensi Banjir dan Longsor
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Minggu (27/4/2025).

Potensi hujan lebat ini dapat menyebabkan banjir dan longsor, terutama di wilayah-wilayah dengan lereng curam dan daerah pesisir.

Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Tri Anggun Lestari, mengatakan bahwa cuaca pada pagi hari di Sumatera Utara secara umum akan berawan dan berpotensi hujan ringan di beberapa wilayah.

Wilayah yang diperkirakan akan mengalami hujan ringan adalah Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Padang Lawas, dan Humbang Hasundutan.

Pada siang hingga sore hari, hampir seluruh wilayah Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan ringan hingga lebat, terutama di daerah Dairi dan Karo. Sedangkan pada malam hari, hujan ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di Tapanuli Selatan dan sekitarnya.

Selain itu, dini hari diperkirakan akan berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah seperti Pakpak Bharat, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, dan Gunung Sitoli.

"Diimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin dan petir, terutama di wilayah lereng barat, lereng timur, pegunungan, dan pantai barat Sumatera Utara. Potensi hujan lebat ini bisa menyebabkan banjir dan longsor," ujar Tri Anggun Lestari.

Suhu udara rata-rata di Sumatera Utara diperkirakan berkisar antara 14 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembaban udara antara 75-100 persen dan angin bertiup dari barat daya hingga timur laut dengan kecepatan 3-5 km/jam.

Sementara itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Medan, Indah Putri, mengingatkan potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi di Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Sumatera Utara, Perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Timur Kepulauan Nias, dan Samudera Hindia Barat Kepulauan Nias. Gelombang tinggi dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi hingga 28 April 2025.

Gelombang tinggi ini dipicu oleh pola angin yang bergerak dari barat laut hingga timur laut di wilayah Indonesia bagian utara dengan kecepatan angin berkisar 8-22 knot, sedangkan di wilayah selatan, angin bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 4-25 knot.*

(at/J006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru