Business Summit Washington DC: Prabowo Tawarkan Peluang Investasi di Indonesia
WASHINGTON DC Presiden Prabowo Subianto mengundang pengusaha Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia dalam pertemuan Business Su
EKONOMI
JAKARTA– Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada memberikan apresiasi tinggi atas kerjasama yang terjalin antara Polri dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam pemberantasan perjudian online (judol).
Dalam sebuah jumpa pers yang berlangsung di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Komjen Wahyu menegaskan pentingnya sinergi ini dalam menangani masalah judi daring yang semakin meluas.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PPATK, terutama Kepala PPATK yang telah memberikan informasi, masukan, serta dukungan yang sangat penting dalam setiap langkah penanganan kami terhadap judi online," ujar Komjen Wahyu.
Pemberantasan judi online telah menjadi salah satu fokus utama Polri, yang terus berkomitmen untuk menindak tegas sindikat judi daring. Komjen Wahyu memastikan upaya pemberantasan ini akan terus berlanjut dan melibatkan seluruh stakeholder terkait. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara lembaga pemerintah sangat penting untuk mengawasi ruang siber.
"Pemberantasan judi online ini tidak bisa dilakukan oleh satu entitas saja, melainkan memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar penanganan judi online bisa lebih efektif dan efisien," kata Komjen Wahyu.
Sebagai bagian dari upaya pemberantasan tersebut, Polri telah berhasil memblokir ratusan rekening yang terkait dengan judi online, dengan total nilai lebih dari Rp 190 miliar. "Hingga kini, total rekening yang telah diblokir sebanyak 865 rekening dengan nilai mencapai Rp 194,7 miliar," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyebutkan bahwa pada tahun 2024, perputaran uang dari judi online diperkirakan akan mencapai Rp 981 triliun.
Namun, berkat sinergi yang kuat, angka tersebut berhasil ditekan hingga hanya mencapai Rp 359 triliun. Ivan optimistis bahwa dengan kerjasama yang terus berlanjut, perputaran uang judi online akan semakin menurun.
"Dengan kolaborasi yang baik antara PPATK dan Polri, kita bisa menekan perputaran uang judi online yang awalnya diprediksi mencapai Rp 981 triliun, menjadi hanya Rp 359 triliun. Kami berharap angka ini akan terus turun di tahun 2025," ujar Ivan.
Menurut Ivan, kolaborasi ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama lintas lembaga dalam menanggulangi kejahatan siber yang merugikan banyak pihak, baik secara ekonomi maupun sosial.*
(dc/J006)
WASHINGTON DC Presiden Prabowo Subianto mengundang pengusaha Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia dalam pertemuan Business Su
EKONOMI
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) menyoroti maraknya penyalahgunaan gas dinitrous oxide (N2O), yang dikenal dengan sebutan Whip Pin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) sekaligus menandata
INTERNASIONAL
TABANAN, BALI Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, menegaskan komitmen lembaganya untuk menggerakkan partisipasi aktif mas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah menetapkan Kamis, 19 Februari 2026, sebagai hari pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Memasuki hari pertama, uma
AGAMA
JAKARTA Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro, K
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung RI maupun Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, didesak melakukan pemeriksaan etik terhadap
HUKUM DAN KRIMINAL
SIBOLGA, SUMUT Malam pertama Salat Tarawih Ramadhan 1447 Hijriah diwarnai momen kebersamaan antara Bobby Nasution dan warga terdampak be
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, angkat bicara terkait gugatan Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) terhadap UndangUnda
POLITIK
LABUHANBATU UTARA, SUMATERA UTARA TNI dari Kodim 0209/Labuhanbatu menyelesaikan rehabilitasi jembatan gantung perintis di Desa Halimbe,
NASIONAL