BREAKING NEWS
Sabtu, 18 Juli 2026

Terapkan Disiplin Militer, Dedi Mulyadi: Siswa Nakal Kini Tidur Tepat Waktu dan Bangun Pagi

- Sabtu, 03 Mei 2025 12:45 WIB
Terapkan Disiplin Militer, Dedi Mulyadi: Siswa Nakal Kini Tidur Tepat Waktu dan Bangun Pagi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat meninjau siswa SMP yang mengikuti pendidikan penguatan karakter di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Artileri Medan 9, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (3/5/2025) siang.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat telah menyatakan kesiapannya untuk mengirim siswa dengan perilaku menyimpang ke barak militer sebagai bagian dari program pembinaan karakter.

Hal ini diungkapkan Dedi saat mengunjungi Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Artileri Medan 9, di Purwakarta, Sabtu (3/5/2025).

Program pembinaan ini berlaku untuk siswa tingkat SMP dan SMA, dengan pelatihan disiplin militer di bawah pengawasan langsung TNI.

"Untuk tingkat SMP di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, dan untuk tingkat SMA sudah berjalan di Bandung, di Rindam," jelas Dedi Mulyadi.

Dedi menegaskan, pelaksanaan program akan dimulai di Kota Bekasi pada Senin (5/5/2025) dan di Sumedang pada Kamis (8/5/2025). Sementara itu, Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, dan Subang juga siap bergabung, dengan pelatihan di Subang dijadwalkan berlangsung di Lanud Suryadharma.

"Hampir semua kabupaten dan kota sudah siap," ujar Dedi.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kerja sama dengan Lanud Kalijati dalam menyukseskan program ini, menyebut bahwa lingkungan dan fasilitas barak milik TNI AU sangat mendukung pendidikan disiplin dan karakter bagi siswa.

Selama kunjungannya, Dedi meninjau langsung kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 39 siswa SMP, termasuk latihan baris-berbaris dan pemberian makanan bergizi.

"Dulu mereka sulit tidur, sekarang mereka sudah bisa tidur jam 8. Dulu mereka sulit bangun, sekarang sudah bisa bangun jam 5, jam 4. Dulu mereka sulit untuk fokus. Nanti saya cek," ucapnya sambil menambahkan bahwa perubahan ini menunjukkan dampak positif dari pendekatan pelatihan militer.

Program ini dikhususkan untuk siswa yang terindikasi terlibat tawuran, penyalahgunaan alkohol, atau kecanduan game online seperti Mobile Legends, sebagaimana telah disebutkan Dedi dalam pernyataan sebelumnya.

Dengan diterapkannya program ini secara luas di Jawa Barat, pemerintah provinsi berharap dapat membentuk karakter siswa yang lebih disiplin, tangguh, dan berintegritas.*

(km/J006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru