Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA — Kepala Kantor Komunikasi Presiden (President Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, mengungkapkan refleksi jujurnya terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai kewaspadaan terhadap potensi perang global.
Dalam acara diskusi publik bertajuk "Ada Apa Dengan Prabowo?" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2025), Hasan mengaku sempat meragukan peringatan Prabowo beberapa tahun lalu.
Namun kini, menurutnya, kekhawatiran itu terbukti relevan.
"Coba kita mundur ke tahun 2019, saat masa kampanye. Dalam debat, Pak Prabowo bilang bahwa kita sebagai bangsa harus selalu siap dan waspada, karena perang bisa terjadi kapan saja," ujar Hasan di hadapan peserta diskusi.
Hasan mengakui bahwa saat itu dirinya, bersama sebagian besar publik dan kalangan ahli, menilai pernyataan Prabowo sebagai sesuatu yang berlebihan dan tidak realistis.
"Banyak yang bilang dunia sedang damai, tak ada yang mau perang. Bahkan saya sendiri mungkin naif kala itu, yang tidak percaya bahwa perang bisa benar-benar terjadi dalam waktu dekat," lanjutnya.
Namun, kata Hasan, dinamika geopolitik yang berkembang saat ini membuktikan sebaliknya.
Ia mencontohkan sejumlah konflik bersenjata yang saat ini tengah berlangsung di berbagai belahan dunia, seperti perang Rusia-Ukraina, agresi militer Israel ke Gaza, dan ketegangan militer antara India dan Pakistan.
"Minggu ini saja, India berkonflik dengan Pakistan. Dan perang itu makin mendekat ke Indonesia. Hanya beberapa jam penerbangan dari sini, kita sudah sampai di kawasan yang berpotensi konflik bersenjata antara dua negara pemilik senjata nuklir," ungkapnya.
Hasan menegaskan bahwa setiap konflik internasional, sekecil apa pun, membawa dampak global yang bisa mempengaruhi stabilitas ekonomi, politik, dan keamanan nasional.
Pernyataan ini kembali menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk memperkuat pertahanan dan menjaga kedaulatan negara di tengah ketidakpastian global.*
(d/a008)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK