SLEMAN -Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, melakukan kunjungan pribadi ke rumah salah satu dosennya semasa kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Ir. Kasmudjo, yang berlokasi di Pogung Kidul, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Selasa (13/05/2025).
Kunjungan itu berlangsung selama sekitar 45 menit, namun tidak membahas isu ijazah yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Ir. Kasmudjo menegaskan bahwa dirinya bukan pembimbing skripsi Joko Widodo, serta tidak memiliki informasi apapun terkait ijazah Jokowi.
"Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita. Karena saya tidak membimbing, tidak mengetahui. Prosesnya dan pembimbingnya itu Prof. Sumitro," ujar Ir. Kasmudjo di kediamannya, Kamis (15/05/2025).
Ia juga mengungkap bahwa selama masa kuliah Jokowi, dirinya masih bertugas sebagai asisten dosen di Fakultas KehutananUGM dan tidak memiliki kewenangan penuh dalam mengajar maupun membimbing skripsi.
"Kalau selama Pak Jokowi kuliah, saya mendampingi dosen utama. Saya tidak boleh membuat pelajaran sendiri, karena status saya saat itu masih asisten dosen," ujarnya.
Ir. Kasmudjo menyatakan kunjungan Jokowi berlangsung hangat dan penuh nostalgia, namun sama sekali tidak menyentuh topik ijazah ataupun isu hukum yang kini menyeret nama Jokowi.
"Nggak ada obrolan soal ijazah, nggak sama sekali. Saya juga belum pernah melihat ijazahnya itu seperti apa. Saya mau cerita apa?" tambahnya.
Diketahui, Ir. Kasmudjo resmi pensiun dari Departemen Teknologi Hasil Hutan, Fakultas KehutananUGM pada tahun 2014.
Ia banyak mengajar dan mendampingi mahasiswa dalam bidang hasil hutan non kayu dan mebel.
Kunjungan Jokowi ini menarik perhatian publik, mengingat isu mengenai keaslian ijazahnya kembali mencuat dan menjadi bahan perdebatan di media sosial serta ranah hukum.*