Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyelidikan dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Hari ini, mantan Dirjen Binapenta dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker 2020–2023, Suhartono, diperiksa oleh penyidik KPK.
Usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Suhartono mengaku hanya ditanya sekitar delapan pertanyaan.
"Cuma sekitar delapan (pertanyaan)," ucap Suhartono singkat, Senin (2/6/2025).
Menurutnya, sebagian besar pertanyaan penyidik berkaitan dengan penggeledahan sejumlah lokasi, termasuk kantor Kemnaker. Namun, ketika ditanya soal status hukumnya, Suhartono memilih irit bicara.
"Tanyakan sama teman-teman KPK aja," ujarnya.
Rp53 Miliar Diduga Diperas dari Calon Tenaga Kerja Asing
Dalam perkara ini, KPK menduga praktik pemerasan dilakukan sejak tahun 2019, dengan total sementara mencapai Rp53 miliar. Praktik tersebut dilakukan oleh oknum di Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemnaker.
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan modus yang digunakan berupa pemaksaan kepada calon tenaga kerja asing (TKA) untuk memberikan sejumlah uang dalam proses pengurusan izin kerja.
"Oknum Kemenaker pada Dirjen Binapenta memungut atau memaksa seseorang memberikan sesuatu, sebagaimana Pasal 12e, dan/atau menerima gratifikasi sebagaimana Pasal 12B terhadap calon TKA yang akan bekerja di Indonesia," jelas Asep.
KPK juga telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Penelusuran terhadap aliran uang dan keterlibatan agen tenaga kerja asing pun tengah berlangsung. Diketahui, proses perizinan TKA juga melibatkan instansi lain seperti Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Kita hanya melibatkan untuk izin RPTK-nya saja," kata Suhartono, membenarkan keterlibatan lintas lembaga.*
(oz/j006)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK