Program B50 Siap Jalan 1 Juli 2026, Bahlil Sebut Ini ‘Survival Mode’ Hadapi Ketergantungan BBM
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa progres uji coba program biodiesel 50 persen (
EKONOMI
MEDAN — Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat (GPPM) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Rabu (11/6/2025).
Dalam aksi tersebut, puluhan massa GPPM tidak hanya berorasi, tetapi juga membuka donasi di jalan sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan dugaan kasus korupsi oleh Kejatisu.
Aksi yang berlangsung di Jalan AH Nasution itu sempat memblokir arus lalu lintas selama hampir satu jam.
Situasi sempat memanas ketika massa dan aparat kepolisian nyaris bersitegang, namun ketegangan berhasil diredam dan aksi tetap berlangsung tertib hingga selesai.
Koordinator aksi, Masdi Munthe, menyampaikan bahwa penggalangan dana yang dilakukan di tengah aksi merupakan bentuk sindiran keras terhadap kinerja Kejatisu.
Ia menyebut, GPPM telah dua kali menyampaikan laporan resmi terkait dugaan korupsi di dua instansi, namun hingga kini belum ada kejelasan penanganan.
Dua Dugaan Kasus Korupsi yang Dilaporkan
1. PTPN IV Regional II
GPPM melaporkan dugaan korupsi di lingkungan PTPN IV Regional II melalui surat nomor 125/GPPM/PM/B/I/2025 tertanggal 3 Januari 2025.
Surat tersebut memuat dugaan penyelewengan dalam kontrak penjualan teh senilai Rp29,4 miliar yang tidak terealisasi selama periode 2021–2023.
Selain itu, GPPM juga menyoroti proyek fiktif pemasangan jalur instalasi hydrant fire system pada tahun 2023 di beberapa unit kerja PTPN IV, yakni PKS Dolok Ilir, PKS Bah Jambi, dan Kebun serta Pabrik Adolina.
Surat tindak lanjut pengembangan kasus dengan nomor 140/GPPM/PK/B/IV/2025 yang dilayangkan pada 16 April 2025 juga belum mendapatkan respons konkret dari pihak Kejatisu.
Laporan kedua ditujukan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Dispora Sumut) melalui surat nomor 124/GPPM/PM/B/I/2025, terkait dugaan korupsi penjualan minuman botolan merk INDODES yang berlogo PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Minuman tersebut diduga dijual secara tidak resmi di salah satu warung kopi (warkop) di Medan.
Masdi Munthe menyesalkan minimnya respon dari Kejatisu, meski pihaknya telah memenuhi panggilan konfirmasi dan berulangkali melakukan aksi damai
"Kami diminta buat laporan ke PTSP, kami ikuti, tapi tak pernah tahu sejauh mana prosesnya. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal keberanian menindak," ujarnya.
GPPM menyatakan akan terus mengawal kedua kasus tersebut hingga tuntas, dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar apabila Kejatisu tetap tidak menanggapi secara transparan.*
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa progres uji coba program biodiesel 50 persen (
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai digitalisasi dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dapat menjadi s
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono buka suara terkait namanya yang disebutsebut menguat sebagai calon Ketua Umum Ikatan Pencak Silat
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong agar aspek kesehatan mental menjadi bagian inti dalam kurikulum pendidikan nasional
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap perjalanan panjang pencak silat yang kini menjadi identitas bangsa dan semakin dikenal dun
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengakui sempat menyerahkan uang Rp300 juta kepada seorang wanita yang mengaku sebag
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh upaya agar pencak silat dapat menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.
OLAHRAGA
JAKARTA Penanganan kasus dugaan korupsi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, menuai sorotan. Kejaksaan Negeri Mentawai dinilai bermasala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap adik Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turut diamankan dalam operasi tangkap tangan (
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI UTARA Seorang nenek berinisial I alias Yani (63) ditangkap saat hendak menyelundupkan sabu di Bandara Internasional Sisingamangar
HUKUM DAN KRIMINAL